Ubah Kepemilikan Saham Negara, Kini BP BUMN Punya 1% Saham JSMR

EBuzz – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) resmi melaporkan perubahan struktur kepemilikan saham sebagai bagian dari penguatan peran negara melalui Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (7/1/2026), Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Ari Wibowo menyampaikan adanya pengalihan sebagian saham milik PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) kepada Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN.

“Langkah ini merupakan tindak lanjut dari regulasi terbaru yang mengatur kembali tata kelola dan kepemilikan saham di BUMN,” kata Ari.

Ari mengaku, perseroan telah menerima pemberitahuan resmi terkait penandatanganan perjanjian pengalihan saham pada 6 Januari 2026. Pengalihan ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025, yang mewajibkan negara memiliki kepemilikan langsung saham Seri A Dwiwarna sebesar 1% di setiap BUMN melalui BP BUMN.

Baca juga: BEI Pantau Gerak Saham 6 Emiten Ini, Ada Apa?

Dalam transaksi tersebut, DAM selaku holding operasional menyetujui pengalihan sebanyak 50.805.097 lembar saham Seri B JSMR kepada pemerintah. Perjanjian pengalihan saham ditandatangani pada 5 Januari 2026 oleh Kepala BP BUMN dan manajemen DAM.

“Terkait nilai transaksi, manajemen Jasa Marga menyampaikan bahwa nilai definitif pengalihan saham masih menunggu penetapan resmi dari Kepala BP BUMN. Meski demikian, sejak perjanjian ditandatangani, hak kepemilikan atas saham tersebut telah beralih dari DAM kepada negara,” ungkap Ari.

Setelah pengalihan, saham Seri B yang diterima pemerintah akan diklasifikasikan ulang menjadi saham Seri A Dwiwarna. Dengan demikian, total kepemilikan langsung Pemerintah Republik Indonesia melalui BP BUMN di Jasa Marga akan mencapai 1% sesuai ketentuan undang-undang.

Ari menegaskan bahwa perubahan struktur kepemilikan ini bersifat administratif dan tidak berdampak negatif terhadap operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Perseroan memastikan tetap fokus menjalankan bisnis utamanya sebagai pengelola jalan tol di berbagai wilayah Indonesia,” tutup Ari.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini