TPIA Terbitkan Obligasi V Tahap II 2026, Targetkan Dana Rp2,25 Triliun

EBuzz – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) kembali memperkuat struktur permodalannya dengan menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi V Tahap II Tahun 2026.

Melalui aksi korporasi ini, emiten petrokimia milik Prajogo Pangestu tersebut membidik penghimpunan dana hingga Rp2,25 triliun.

Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB Obligasi Berkelanjutan V dengan total target dana sebesar Rp6 triliun. Sebelumnya, pada Tahap I tahun 2025, TPIA telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,5 triliun.

Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perseroan di BEI seperti dikutip Kamis (5/2/2026), disebutkan bahwa obligasi ini ditawarkan dalam tiga seri dengan tingkat bunga tetap, yakni:

  • Seri A senilai Rp635,39 miliar, kupon 6,50% per tahun dan tenor 3 tahun.
  • Seri B senilai Rp885,38 miliar, kupon 7,00% per tahun dan tenor 5 tahun.
  • Seri C senilai Rp729,22 miliar, kupon 7,50% per tahun dan tenor 7 tahun.

Seluruh dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja, terutama untuk pembelian bahan baku produksi guna mendukung dan memperkuat operasional bisnis petrokimia perseroan.

Baca juga: Barito Renewables Energy Siapkan Dana Rp2 Triliun untuk Buyback Saham

Dari sisi kinerja keuangan, TPIA mencatatkan hasil yang solid. Hingga periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar USD1,65 miliar, berbalik dari rugi USD57,96 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja positif ini ditopang lonjakan pendapatan sebesar 314,29% secara tahunan menjadi USD5,10 miliar.

Untuk memberikan perlindungan bagi investor, PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idAA- (Double A Minus) terhadap obligasi ini, yang mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.

Masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 18–20 Februari 2026, dengan rencana pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 26 Februari 2026.

Adapun penjamin pelaksana emisi melibatkan sejumlah sekuritas besar, antara lain BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, Henan Putihrai Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini