TPIA Naikkan Kapasitas Produksi MTBE dan Butene-1 hingga 25% untuk Tekan Impor

EBuzz – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) meningkatkan kapasitas produksi Methyl Tert-butyl Ether (MTBE) dan Butene-1 (B1) hingga 25%. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong substitusi impor, meningkatkan nilai tambah dalam negeri, serta memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional.

Peningkatan kapasitas tersebut merupakan kelanjutan dari proyek ekspansi fasilitas yang dikerjakan bersama PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) melalui kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang ditandatangani pada Desember 2024.

Fasilitas produksi MTBE dan Butene-1 ini berada di dalam kompleks petrokimia terintegrasi Chandra Asri di Cilegon, Banten, yang telah beroperasi sejak 2020.

Setelah melalui berbagai tahapan persiapan teknis dan operasional, termasuk uji coba pada akhir Februari 2026, peningkatan kapasitas tersebut kini telah terealisasi. Perusahaan menyatakan fasilitas tersebut telah beroperasi secara optimal dan andal.

Baca juga: Serok di Harga Rp388, Petinggi SMDR Borong 1,02 Juta Saham

Dengan peningkatan kapasitas ini, Chandra Asri semakin memperkuat posisinya sebagai satu-satunya produsen MTBE dan Butene-1 di Indonesia, sekaligus mendukung ketersediaan bahan baku strategis bagi berbagai sektor industri domestik.

Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat fondasi industri nasional.

Menurutnya, penguatan kapasitas produksi tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga memperkuat rantai pasok petrokimia domestik.

“Peningkatan kapasitas ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri di dalam negeri. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu meningkatkan kemandirian industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok petrokimia regional,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).

Sebagai informasi, MTBE merupakan komponen penting yang digunakan sebagai octane booster pada bensin, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembakaran dan efisiensi bahan bakar.

Sementara itu, Butene-1 merupakan bahan penting dalam produksi polyethylene, yang banyak digunakan dalam berbagai sektor seperti manufaktur, kemasan, hingga produk konsumen.

Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, perusahaan berharap dapat memperkuat stabilitas pasokan bahan baku di dalam negeri sekaligus membuka peluang untuk memperluas pasar ekspor produk bernilai tambah tinggi.

Melalui langkah ini, Chandra Asri kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri hilir petrokimia nasional, mengurangi impor, menjaga stabilitas pasokan bahan baku bagi sektor energi dan manufaktur, serta meningkatkan daya saing industri Indonesia di tingkat regional maupun global.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini