EBuzz – PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) yang sebelumnya bernama PT Boston Furniture Industries Tbk mengungkapkan klarifikasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan.
Dalam surat tertanggal 12 Januari 2026, Manajemen SOFA mengaku pergerakan harga saham SOFA diduga berkaitan dengan langkah strategis perusahaan yang tengah memperluas bisnis ke sektor energi terbarukan melalui anak usaha, PT Parivarta Energi Nusantara (PEN).
Saat ini, PEN telah membentuk konsorsium internasional bersama Hunan Construction Engineering Group Co. dan Kintan Usahasama Sdn. Bhd. untuk mengikuti tender proyek Waste-to-Energy (WTE) yang diselenggarakan oleh PT Danantara Investment Management (Persero).
Baca juga: Komisaris Utama Independen ENVY Muliandy Nasution Meninggal Dunia
“Proses tender masih berlangsung di sejumlah lokasi dan perseroan masih menunggu pengumuman hasil resmi,” tulis Manajemen SOFA seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (13/1/2026).
Manajemen SOFA menambahkan, apabila konsorsium tersebut ditetapkan sebagai pemenang, perseroan berencana membentuk perusahaan patungan (joint venture) bersama mitra konsorsium untuk menjalankan proyek WTE tersebut.
Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait hasil tender maupun realisasi rencana aksi korporasi tersebut.
Selain rencana tersebut, perseroan menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum disampaikan kepada publik.

