Sinergi Inti (INET) Cetak Pendapatan Rp926,45 Miliar, Melonjak 1.958%
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membukukan pendapatan neto sebesar Rp926,45 miliar pada semester I-2026 atau naik 1.958,68% dibandingkan Rp45 miliar .
EBuzz - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membukukan pendapatan neto sebesar Rp926,45 miliar pada semester I-2026 atau naik 1.958,68% dibandingkan Rp45 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan, laba bruto INET mencapai Rp122,11 miliar pada semester I-2026, tumbuh 627,53% dari Rp16,78 miliar pada semester I-2025.
Perseroan juga mencatat laba usaha sebesar Rp71,36 miliar. Angka tersebut meningkat 620,84% dibandingkan Rp9,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. Muhammad Arif mengatakan, kinerja semester I-2026 menunjukkan penguatan skala usaha perseroan.
“Kinerja semester I-2026 menunjukkan bahwa INET berada pada jalur pertumbuhan yang semakin kuat. Pertumbuhan pendapatan, laba bruto, dan laba usaha menjadi dasar penting bagi Perseroan untuk menjaga disiplin operasional dan memperkuat struktur bisnis secara berkelanjutan,” ujar Arif dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026).
Dari sisi bottom line, INET membukukan laba periode berjalan sebesar Rp34,21 miliar. Laba tersebut tumbuh 346,75% dibandingkan Rp7,66 miliar pada semester I-2025.
Baca Juga : Respons Volatilitas Saham, INET Ungkap Rencana Aksi Korporasi
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp33,67 miliar, meningkat 340,02% dibandingkan Rp7,65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Arif mengatakan, pertumbuhan laba menjadi salah satu indikator perseroan dalam menjaga kualitas kinerja keuangan.
“Kami terus menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan dengan pengendalian beban dan penguatan profitabilitas. Fokus kami adalah menjaga kualitas pertumbuhan agar kinerja keuangan INET dapat memberi nilai yang lebih baik bagi pemegang saham,” jelasnya.
Kinerja Keuangan INET
Dari sisi neraca, total aset INET per 30 Juni 2026 mencapai Rp6,11 triliun. Nilai tersebut meningkat 703,69% dibandingkan Rp760,37 miliar pada 31 Desember 2025.
Ekuitas perseroan juga meningkat menjadi Rp3,81 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp429,21 miliar pada akhir 2025. Posisi tersebut tumbuh 787,42%.
Sementara itu, kas dan setara kas tercatat Rp4,34 triliun per 30 Juni 2026, naik 972,32% dibandingkan Rp404,44 miliar pada 31 Desember 2025. Laba per saham dasar INET pada semester I-2026 tercatat Rp3,13, meningkat 209,90% dibandingkan Rp1,01 pada semester I-2025.
Baca Juga : INET Luncurkan NewConnext, Perkuat Layanan Digital Terintegrasi untuk Segmen Korporasi
Perseroan menyatakan akan terus menjaga pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan struktur keuangan. Setiap perkembangan material akan disampaikan sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku.