EBuzz – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melaporkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2025. Perseroan berhasil membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) senilai Rp4,4 triliun, setara dengan earnings per share (EPS) Rp137,43 per saham.
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, menjelaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi yang dijalankan perseroan secara konsisten.
“Kami mencatat pertumbuhan kredit yang terukur sesuai dengan profil risiko dan kondisi pasar. Selain itu, kualitas aset tetap stabil, permodalan dan likuiditas terjaga kuat, serta pendapatan yang terdiversifikasi dengan baik. Semua ini memperkuat posisi CIMB Niaga di industri perbankan nasional,” ujar Lani dalam keterangan resmi, Selasa (26/8/2025). (27/8).
Ke depan, perseroan berkomitmen untuk terus mengelola alokasi modal secara strategis demi mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan imbal hasil optimal bagi pemegang saham.
“Sejalan dengan visi Advancing Customers and Society, CIMB Niaga berfokus menghadirkan solusi perbankan yang Simpler, Better, dan Faster, agar nasabah dapat tumbuh bersama kami dan masyarakat merasakan manfaatnya secara inklusif,” tambahnya.
Aset CIMB Niaga Tembus Rp357,9 Triliun
Hingga 30 Juni 2025, total aset konsolidasian CIMB Niaga mencapai Rp357,9 triliun, memperkuat posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Soliditas kinerja juga tercermin dari rasio keuangan utama, di mana Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 24,0% dan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 87,3%.
Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,8% secara tahunan menjadi Rp261,9 triliun. Kenaikan tersebut ditopang peningkatan rasio Current Account and Savings Account (CASA) yang mencapai 69,0%, atau tumbuh 10,9% (yoy).
“Pertumbuhan CASA didorong upaya kami mempererat hubungan dengan nasabah, sekaligus meningkatkan pengalaman perbankan melalui layanan digital yang terus dikembangkan,” jelas Lani.
Menurutnya, dengan capaian ini CIMB Niaga optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2025 sekaligus memperkuat posisinya sebagai bank dengan kinerja solid, berdaya saing tinggi, dan berorientasi pada keberlanjutan.