Saham CASH Bergejolak, Manajemen Buka Rencana Right Issue

EBuzz – Emiten teknologi finansial payment gateway, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), menyampaikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi pada saham perseroan.

Presiden Direktur CASH Willy Chandry menjelaskan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya informasi, kejadian, atau fakta material yang bersifat spekulatif dan belum diungkapkan kepada publik, yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham perusahaan.

Namun demikian, manajemen mengungkapkan adanya rencana strategis penguatan permodalan melalui penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat. Salah satu agenda utama RUPS tersebut adalah permohonan persetujuan pemegang saham atas rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.

“Perseroan menyampaikan bahwa rencana right issue ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan,” pungkas Willy. (23/1).

Dirinya menambahkan, dana hasil penambahan modal direncanakan akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, sejalan dengan upaya perseroan memperluas penetrasi bisnis di sektor platform pembayaran digital.

Sementara itu, sehubungan dengan fluktuasi harga saham yang terjadi di pasar, manajemen menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material lainnya yang dapat memengaruhi nilai efek perseroan, selain rencana penyelenggaraan RUPS tersebut.

“Manajemen CASH juga memastikan bahwa perseroan tidak memiliki rencana aksi korporasi lain yang dapat berdampak pada status pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia, termasuk potensi delisting, setidaknya dalam kurun waktu tiga bulan ke depan,” tegasnya.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini