RUPSLB NATO Setujui Ganti Nama Jadi Olympus Strategic Indonesia dan Rombak Manajemen

EBuzz – PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Februari 2026.

Rapat tersebut memenuhi kuorum, karena dihadiri pemegang saham yang mewakili 7.402.862.651 saham atau 92,52% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam keterangan tertulis pada 6 Februari 2026, Direktur NATO Gede Putu Adnawa menyampaikan bahwa Agenda I RUPSLB menyetujui perubahan nama Perseroan menjadi PT Olympus Strategic Indonesia Tbk, atau nama lain yang disetujui oleh Menteri Hukum Republik Indonesia.

Baca juga: BEI Buka Kembali Perdagangan Saham DPUM Mulai 9 Februari 2026

“Seiring dengan itu, RUPSLB juga memberikan kuasa kepada Direksi untuk mengubah Pasal 1 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan,” ujar Gede.

Pada Agenda II, RUPSLB menyetujui pemberhentian dengan hormat Gede Putu Adnawa serta menerima pengunduran diri Dessy Christian, Sayid Anwar, dan Hotrin Tua Situmorang dari masing-masing jabatan mereka sebagai Direktur Utama, Direktur, Komisaris Utama, dan Komisaris Independen, terhitung sejak ditutupnya rapat.

Rapat juga menyetujui pengangkatan jajaran manajemen baru, yakni:

  1. Mauritz Nainggolan sebagai Direktur Utama
  2. Gede Putu Adnawa sebagai Direktur
  3. Hasan sebagai Komisaris Utama
  4. Benedictus Calvin Ardisa sebagai Komisaris Independen

Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Mauritz Nainggolan
  • Direktur: Gede Putu Adnawa

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Hasan
  • Komisaris Independen: Benedictus Calvin Ardisa

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini