Rebalancing Bisnis, Unilever Indonesia (UNVR) Lepas Sariwangi Rp1,5 Triliun

EBuzz – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi melepas salah satu merek legendarisnya, teh celup Sariwangi. Aksi divestasi ini menandai langkah strategis perseroan dalam merombak portofolio bisnis guna memperkuat fokus pada segmen inti yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan dan margin lebih tinggi.

Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Padwestiana Kristanti, menyampaikan bahwa nilai transaksi divestasi bisnis Sariwangi disepakati sebesar Rp1,5 triliun di luar pajak. Nilai tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan hasil penilaian independen yang menaksir nilai pasar bisnis tersebut sebesar Rp1,488 triliun.

Dari sisi skala, transaksi ini tergolong signifikan. Mengacu pada laporan keuangan per 30 September 2025, nilai divestasi setara dengan sekitar 45% dari total ekuitas UNVR.

“Dengan porsi tersebut, transaksi ini diklasifikasikan sebagai transaksi material sesuai POJK Nomor 17 Tahun 2020. Meski demikian, karena nilainya masih berada di bawah ambang batas 50% ekuitas, perseroan tidak diwajibkan untuk meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” jelas Kristanti dalam keterangannya. (7/1).

Kontribusi Sariwangi

Kristanti menegaskan bahwa, kontribusi bisnis teh Sariwangi terhadap kinerja konsolidasian perseroan relatif terbatas. Aset bisnis tersebut hanya menyumbang sekitar 2,5% dari total aset UNVR, sementara kontribusinya terhadap laba bersih dan pendapatan usaha masing-masing tercatat sebesar 3,1% dan 2,7%.

Langkah divestasi ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk mengoptimalkan alokasi modal dan mempercepat transformasi bisnis. Dengan melepas bisnis yang pertumbuhannya dinilai tidak lagi sejalan dengan arah strategis perseroan, UNVR berupaya merealisasikan nilai investasi sekaligus memperkuat fokus pada kategori produk unggulan.

“Penjualan bisnis teh ini memungkinkan Perseroan untuk mengembalikan nilai kepada para pemegang saham dalam jangka pendek serta meningkatkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang,” sambungnya.

Pelepasan bisnis Sariwangi tersebut dituangkan melalui penandatanganan Business Transfer Agreement (BTA) pada 6 Januari 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi, UNVR sepakat mengalihkan bisnis teh tersebut kepada PT Savoria Kreasi Rasa, yang dipastikan bukan merupakan pihak afiliasi perseroan. Proses penyelesaian transaksi ditargetkan rampung pada 2 Maret 2026.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini