EBuzz – PT. Robinhood Markets, Inc., raksasa layanan keuangan asal Amerika Serikat, resmi mengakuisisi PT Buana Capital dan PT Pedagang Aset Kripto (Coinvest) sebuah langkah strategis yang menandai ekspansi agresif Robinhood di Asia Tenggara.
Kepala Robinhood Asia Patrick Chan menjelaskan bahwa, langkah ini bukan sekadar masuk pasar, tapi menjadi pintu resmi Robinhood untuk bermain besar di salah satu negara dengan pertumbuhan investor tercepat di dunia.
“Indonesia merupakan pasar yang tumbuh pesat dan tempat yang menarik untuk melanjutkan misi Robinhood. Kami menantikan untuk menghadirkan layanan inovatif yang sama kepada masyarakat Indonesia,” ujar Patrick Chan, saat konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (8/12).
Menurut Patrick, bukan tanpa alasan Robinhood melirik Indonesia. Pasalnya saat ini, jumlah investor pasar modal mencapai 19 juta investor, dan, investor kripto per akhir Oktober 2025 mencapai 17 juta investor. Selain itu, jika dilihat berdasarkan data IHSG mengalami peningkatan 21,5% secara year to date (ytd).
Sedangkan, untuk nilai transaksi aset kripto mencapai Rp409,56 triliun per akhir Oktober 2025. Pada Oktober 2025 saja, transaksi aset kripto mencapai Rp 49,28 triliun, naik 27,6 persen secara bulanan.
”Indonesia telah muncul sebagai salah satu pasar paling menarik untuk perdagangan saham dan aset digital,” tuturnya.
Rencana Besar Robinhood: Akses Saham AS dan Aset Kripto Global

Dalam fase awal, Robinhood memastikan tetap melayani seluruh klien Buana Capital dengan produk-produk lokal yang sudah ada. Namun game changer besarnya akan datang setelah seluruh proses memperoleh lampu hijau regulator.
”Dengan persetujuan otoritas, Robinhood menyiapkan peluncuran layanan yang selama ini jadi daya tarik utamanya di AS diantaranya, akses ke saham – saham Amerika Serikat, dan perdagangan aset kripto global,” tegas Patrick.
Sementara itu, Presiden Direktur Buana Capital, Benny Hardiman Setiabrata, menegaskan bahwa akuisisi ini bakal memperkuat ekosistem pasar modal nasional sekaligus membuka akses lebih besar bagi investor Indonesia ke instrumen global.
“Melalui sinergi ini, masyarakat Indonesia akan semakin mudah mengakses investasi global dengan cara yang lebih terjangkau dan efisien. Akuisisi ini juga membuka peluang besar untuk memajukan literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air,” kata Benny.
Masuknya Robinhood ke Tanah Air menjadi salah satu aksi korporasi paling signifikan di sektor pasar modal dan aset digital beberapa tahun terakhir. Selain menunjukkan besarnya daya tarik Indonesia, langkah ini juga membuka persaingan baru dengan platform-platform ritel lokal maupun pemain global lain.

