EBuzz – PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) mencatat kinerja yang kurang menggembirakan pada 2025. Meski penjualan meningkat, laba perusahaan justru turun cukup dalam.
Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang dikutip dari keterbukaan informasi BEI, laba bersih BAIK tercatat sebesar Rp4,98 miliar. Angka ini turun 33,52% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp7,36 miliar.
Padahal, dari sisi pendapatan, perusahaan masih mampu mencatat pertumbuhan sebesar 7,24% menjadi Rp216,76 miliar.
Kenaikan penjualan tersebut terutama ditopang oleh segmen bahan baku, dengan kontribusi dari sejumlah pelanggan utama seperti PT Dadar Untuk Semua, PT Tretan Madura Berkah, dan PT Bernilai Rezeki Taburai.
Baca juga: Borong Saham Astra Lagi! Direksi Tambah Kepemilikan, Potensi Dividen Ratusan Juta
Namun, peningkatan pendapatan tidak diiringi efisiensi biaya. Beban pokok penjualan ikut naik menjadi Rp174,66 miliar, sehingga kenaikan laba kotor hanya tipis.
Tekanan semakin terasa karena beban administrasi dan umum melonjak cukup tinggi, meskipun beban penjualan sedikit menurun.
Kondisi ini membuat laba usaha turun menjadi Rp6,59 miliar, dan pada akhirnya laba bersih ikut tergerus. Dampaknya, laba per saham (EPS) juga turun dari Rp7,38 menjadi Rp4,40.
Secara keseluruhan, kenaikan penjualan belum mampu menahan laju kenaikan biaya, sehingga laba perusahaan tetap mengalami penurunan signifikan.

