Pengendali Baru Masuk, ASLI Incar Proyek Infrastruktur Jumbo

EBuzz – PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) mengungkapkan rencana pengembangan bisnis ke sejumlah proyek konstruksi infrastruktur berskala nasional dengan potensi nilai mencapai triliunan rupiah. Langkah tersebut seiring dengan masuknya PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) sebagai pemegang saham pengendali baru Perseroan.

Direktur PT Asri Karya Lestari Tbk, Yudra Saputra, menyampaikan bahwa Perseroan bersama WKM tengah menyusun dan mengimplementasikan rencana bisnis yang terukur dengan fokus pada penguatan kompetensi inti di sektor konstruksi infrastruktur strategis.

“Saat ini Perseroan bersama pengendali baru mulai menyusun dan mengimplementasikan business plan dengan fokus pada proyek konstruksi infrastruktur strategis, antara lain jalan, jembatan, bandara, serta fasilitas logistik nasional,” ujar Yudra dalam keterangannya. (10/2).

Sejalan dengan rencana ekspansi tersebut, ASLI juga menyiapkan penguatan kapasitas alat produksi melalui pengadaan sejumlah peralatan utama, antara lain Asphalt Mixing Plant (AMP), Asphalt Finisher, dan Batching Plant merek SANY dengan nilai investasi sekitar Rp330 miliar pada periode 2025–2027.

Manajemen menyatakan bahwa seluruh rencana bisnis tersebut masih berada dalam tahap perencanaan dan disesuaikan dengan pipeline proyek pemerintah serta BUMN yang berkelanjutan.

“Pendanaan pengadaan aset tersebut direncanakan berasal dari kas internal dan pinjaman investasi perbankan,” ungkapnya.

Bidik Proyek Infrastruktur Nasional

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan melalui situs Bursa Efek Indonesia (BEI), rencana pengembangan usaha ASLI dibagi dalam beberapa tahapan.

Pada jangka pendek periode 2025–2026, Perseroan akan berfokus pada proyek konstruksi jalan dan jembatan, termasuk mengikuti tender revitalisasi runway dan taxiway Bandara Sentani serta Bandara Ngurah Rai (sisi udara) dengan estimasi nilai proyek sekitar Rp300 miliar. Proses tender saat ini masih berlangsung.

Untuk jangka menengah 2026–2028, Perseroan berencana memperluas keterlibatan pada proyek logistik nasional. Melalui unit usaha strategis yang dimiliki, ASLI tengah menjajaki kerja sama operasi (KSO) dengan BUMN Karya untuk pembangunan gudang skala nasional dengan estimasi nilai proyek sekitar Rp5 triliun.

Sementara itu, pada jangka panjang mulai 2027 dan seterusnya, Perseroan akan memfokuskan strategi pada keberlanjutan usaha melalui pengelolaan pipeline proyek, diversifikasi portofolio, serta optimalisasi skema kerja sama operasi. Sumber pendanaan direncanakan berasal dari kombinasi arus kas internal dan pinjaman.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini