Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi dan Sukuk WIKA Usai Penundaan Pembayaran Kupon

EBuzz – Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat Obligasi Berkelanjutan III Tahap I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menjadi idD dari sebelumnya idCCC.

Selain itu, peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap I Seri B dan C juga diturunkan menjadi idD(sy) dari idCCC(sy).

Penurunan peringkat ini dilakukan menyusul penundaan pembayaran kupon oleh WIKA atas instrumen-instrumen tersebut yang jatuh tempo pada 3 Februari 2026.

Baca juga: BEI Buka Kembali Perdagangan Saham MYTX Usai Penuhi Ketentuan Free Float

Sementara itu, PEFINDO tetap mempertahankan:

  • Peringkat korporasi WIKA di level idSD
    Peringkat Obligasi Berkelanjutan II Tahap II di idCCC
    Peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II Seri B dan C di idCCC(sy)

Manajemen Pefindo menjelaskan, peringkat tersebut mencerminkan kondisi keuangan dan likuiditas WIKA yang masih lemah, serta dampak risiko dari ekspansi perusahaan pada periode sebelumnya.

“Pefindo akan meninjau kembali peringkat WIKA apabila perseroan mampu menyelesaikan kewajiban pembayaran pokok dan kupon obligasi maupun sukuk yang telah jatuh tempo,” ungkap manajemen Pefindo dalam keterangan resminya, Kamis (5/2/2026).

Sebagai informasi, Wijaya Karya didirikan pada tahun 1961 dan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi. Kegiatan usaha WIKA mencakup segmen investasi, realti dan properti, infrastruktur dan gedung, energi dan industrial plant, serta industri.

Hingga 30 September 2025, komposisi pemegang saham WIKA terdiri dari Pemerintah Indonesia sebesar 91,02% dan publik sebesar 8,98%.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini