PANR Catat Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I, Naik 16%

EBuzz – PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) mencatatkan pendapatan sebesar Rp2 triliun pada semester I-2026. Realisasi tersebut meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,8 triliun.

Corporate Secretary Panorama Sentrawisata, AB Sadewa, mengatakan pertumbuhan pendapatan tersebut dicapai di tengah kondisi industri pariwisata global yang masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk ketidakpastian geopolitik.

“Semester pertama tahun ini merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri pariwisata global. Namun, model bisnis Panorama yang memiliki keseimbangan antara segmen leisure dan corporate travel memungkinkan kami tetap mencatatkan pertumbuhan pendapatan,” kata Sadewa dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026). (6/8).

Baca Juga : Investor Ini Borong 9 Juta Saham PANR di Harga Rp750 per Lembar

Menurutnya, segmen Corporate Travel yang melayani kebutuhan perjalanan dinas dan bisnis korporasi menjadi salah satu penopang pertumbuhan perseroan sepanjang semester I-2026. Sementara itu, segmen Leisure, baik Outbound maupun Inbound, menghadapi tekanan akibat penurunan permintaan perjalanan wisata di sejumlah pasar.

“Kondisi geopolitik global juga berdampak terhadap pola perjalanan masyarakat serta biaya operasional industri penerbangan. Kenaikan harga energi, termasuk bahan bakar penerbangan atau avtur, turut memberikan tekanan terhadap biaya perjalanan,” ungkapnya.

Pemulihan Industri Pariwisata

Di tengah kondisi tersebut, Panorama tetap menjalankan berbagai aktivitas pemasaran untuk menjaga permintaan. Perseroan menggelar sejumlah travel fair bersama maskapai penerbangan dan asosiasi industri guna mendorong penjualan paket perjalanan.

Di pasar internasional, Panorama memperkuat jaringan bisnis melalui partisipasi dalam sejumlah ajang business-to-business (B2B), antara lain ITB Berlin dan IMEX Frankfurt di Jerman serta Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) di Bali.

Lebih lanjut Sadewa menambahkan, memasuki semester II-2026, perseroan melihat peluang pemulihan industri pariwisata seiring dengan meredanya ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya kembali kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Panorama juga terus memperkuat kualitas layanan melalui program pengembangan sumber daya manusia, salah satunya Tour Leader Academy. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi tour leader dalam memberikan layanan perjalanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan.

Baca Juga : Arkora Hydro (ARKO) Turunkan Bunga Pinjaman ke Anak Usaha

“Fokus kami pada Semester II adalah menangkap momentum pemulihan pasar leisure. Selain menghadirkan lebih banyak pilihan destinasi yang menarik, kami juga terus berinvestasi pada kualitas layanan sehingga pengalaman pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Sadewa.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini