EBuzz – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan menggelar pertemuan dengan MSCI pada Senin pekan depan untuk membahas pemenuhan penyesuaian yang telah dilakukan serta tindak lanjut evaluasi pasar modal Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, OJK masih menunggu konfirmasi dari MSCI terkait apakah langkah penyesuaian yang telah dilaksanakan telah sesuai dengan harapan lembaga penyedia indeks global tersebut.
“Dalam waktu dekat Pak Iman akan mengonfirmasikan apakah penyesuaian yang dilakukan sudah memenuhi apa yang mereka maksudkan,” ujar Mahendra. (29/1).
Selain itu, OJK juga akan menyampaikan informasi tambahan dan melakukan pendalaman lebih lanjut. Hasil proses tersebut akan diperbarui kepada MSCI dan publik. Mahendra menyampaikan, seluruh tahapan akan dipercepat agar tidak mendekati batas waktu yang telah ditetapkan.
“Timeline yang lebih detail akan kami update secepatnya. Secara umum, mestinya semua bisa selesai sebelum bulan Maret, namun untuk tahapan awal harus lebih cepat,” katanya.
Pertemuan Intensif OJK dan MSCI

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menegaskan bahwa OJK telah beberapa kali melakukan pertemuan dan diskusi rutin dengan MSCI, termasuk pertemuan tingkat tinggi pada 10 Desember lalu.
Inarno menyampaikan, OJK telah mengajukan proposal yang mencakup langkah immediate action dan medium term. Untuk tahapan medium term, OJK menargetkan pemenuhan sebelum Mei.
“Untuk yang medium term, akan kami dorong agar sebelum bulan Mei sudah terpenuhi,” ujar Inarno.
Langkah immediate berkaitan dengan ketentuan ambang batas kepemilikan 5% yang saat ini masih menunggu evaluasi MSCI. Jika dinilai belum sesuai, OJK akan melakukan penyempurnaan lanjutan. Adapun langkah medium term mencakup ketentuan di bawah ambang batas tersebut.

