EBuzz – PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatat peningkatan pendapatan pada tahun buku 2025, meski laba bersih perseroan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebagaimana dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (9/3), emiten pengolah karet tersebut membukukan pendapatan bersih sebesar Rp12,83 triliun. Angka ini meningkat 13,93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp11,25 triliun.
Seiring dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 18,49% secara tahunan dari Rp10,20 triliun menjadi Rp11,84 triliun. Peningkatan beban tersebut berdampak pada penurunan laba bruto yang tercatat sebesar Rp989,9 miliar atau turun 6,20% dibandingkan Rp1,05 triliun pada tahun sebelumnya.
Baca Juga : Anak Usaha Kirana Megatara (KMTR) Kantongi Kredit Sindikasi US$250 Juta
Sementara, pada pos laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, perseroan mencatatkan laba sebesar Rp185,11 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar Rp194,84 miliar atau turun sekitar 5% secara tahunan. Penurunan laba bersih tersebut turut mempengaruhi laba bersih per saham yang turun dari Rp23,72 menjadi Rp22,53 per lembar saham.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp4,53 triliun atau menurun 19,20% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp5,60 triliun.
Sedangkan, untuk total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp2,34 triliun atau turun 33,98% dibandingkan Rp3,55 triliun pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, ekuitas perseroan tercatat meningkat 6,34% menjadi Rp2,18 triliun dari sebelumnya Rp2,05 triliun.
Adapun posisi kas dan setara kas perseroan pada akhir 2025 tercatat sebesar Rp481,74 miliar atau meningkat 16,34% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp414,05 miliar.

