EBuzz – PT Pelayaran Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) membukukan laba bersih sebesar Rp213,3 miliar sepanjang 2025. Capaian tersebut turun 15,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp252,37 miliar.
Mengutip keterbukaan informasi BEI, Kamis (12/2/2026), seiring penurunan laba, laba per saham dasar (EPS) ELPI juga ikut melemah menjadi Rp28,78, dari sebelumnya Rp34,05.
Dari sisi pendapatan, ELPI mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,01 triliun, atau turun 15,83 persen dari Rp1,2 triliun pada akhir 2024. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp770,22 miliar, menyusut dibandingkan Rp889,19 miliar pada periode sebelumnya.
Penurunan pendapatan tersebut berdampak pada laba kotor yang anjlok menjadi Rp235,22 miliar, dari sebelumnya Rp316,02 miliar. Sementara itu, pendapatan lain-lain tercatat sebesar Rp27,05 miliar, turun dari Rp32,7 miliar.
Di sisi beban, beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp48,14 miliar dari Rp46,78 miliar. Beban bunga tercatat sebesar Rp20,18 miliar, turun signifikan dibandingkan Rp34,96 miliar pada periode sebelumnya.
Kontribusi laba dari entitas asosiasi tercatat sebesar Rp30,65 miliar, menurun dari Rp43,03 miliar. Sementara itu, beban pajak final mencapai Rp12,38 miliar, turun dari Rp15,18 miliar.
Beban lain-lain tercatat sebesar Rp9,89 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan Rp27,88 miliar pada akhir 2024. Dengan kondisi tersebut, laba sebelum pajak penghasilan ELPI tercatat sebesar Rp210,61 miliar, turun dari Rp266,94 miliar pada periode sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset ELPI meningkat signifikan menjadi Rp3,36 triliun, dibandingkan Rp2,64 triliun pada akhir 2024. Jumlah ekuitas tercatat sebesar Rp2,7 triliun, naik dari Rp2,1 triliun. Sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp664,03 miliar, dari sebelumnya Rp539,21 miliar.

