EBuzz – PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) atau Dyandra melaporkan kinerja keuangan 2025 yang tetap solid berdasarkan laporan audit per 31 Desember 2025.
Sepanjang 2025, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,219 triliun dengan laba bersih Rp30,87 miliar. Kontributor terbesar berasal dari bisnis Event/Exhibition Organizer yang menyumbang sekitar 80% atau Rp977,6 miliar.
Sementara itu, kontribusi lainnya berasal dari:
- Convention & Exhibition Hall: Rp152,9 miliar (12%)
- Hotel: Rp55,8 miliar (5%)
- Bisnis pendukung event: Rp38,8 miliar (3%)
Dari sisi neraca, total aset perseroan mencapai Rp1,257 triliun, naik 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Liabilitas tercatat Rp533,4 miliar, sedikit meningkat 0,6%.
Meski demikian, perseroan menghadapi sejumlah tantangan, seperti penurunan permintaan dari segmen korporasi dan asosiasi, berkurangnya event dari pemerintah akibat efisiensi anggaran, serta tekanan kondisi ekonomi global.
Baca juga: INKP Siapkan Dana Penuh untuk Lunasi Obligasi dan Sukuk Jatuh Tempo
Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk, Daswar Marpaung menyampaikan, perusahaan terus mendorong strategi berbasis IP (Intellectual Property) Event. Event jenis ini dinilai lebih berkelanjutan karena memiliki konsep kuat, nilai tambah, dan potensi pengembangan jangka panjang.
“Beberapa IP event unggulan yang dimiliki Dyandra antara lain Indonesia International Motor Show (IIMS), IFEX, Indowood Expo, hingga festival seperti Projek-D. Saat ini, grup Dyandra memiliki lebih dari 11 IP event yang terus dikembangkan,” ujar dia dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).
Di sisi efisiensi, perusahaan berhasil menekan biaya operasional (Opex) menjadi Rp329,1 miliar pada 2025, turun 5% dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan pengelolaan biaya yang semakin disiplin.
Untuk memperluas pasar, PT Dyandra Media International Tbk juga menjalin berbagai kemitraan strategis, termasuk pemanfaatan venue besar seperti Indonesia Convention Exhibition.
Manajemen optimistis kinerja kuartal I-2026 akan tetap positif, didukung oleh sejumlah event besar yang sudah berjalan, seperti IIMS dan IFEX.
Ke depan, Dyandra telah menyiapkan berbagai agenda event besar, mulai dari pameran industri, festival, hingga konser musik internasional. Bahkan, melalui unit bisnisnya, perusahaan juga akan menghadirkan berbagai konser K-pop di Indonesia sepanjang 2026.
Selain itu, unit usaha lainnya juga aktif menggelar event internasional, termasuk di Bali melalui berbagai konferensi dan pameran di kawasan Nusa Dua.
Dengan strategi IP event, efisiensi biaya, dan ekspansi pasar, PT Dyandra Media International Tbk optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis di tengah tantangan industri MICE.

