Jaga Stabilitas Harga, NFCX Siapkan Rp86,9 Miliar untuk Buyback

Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi, digital, dan telekomunikasi, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), secara resmi mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) .

Jaga Stabilitas Harga, NFCX Siapkan Rp86,9 Miliar untuk Buyback
Jajaran Direksi PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX). Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi, digital, dan telekomunikasi, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), secara resmi mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham yang beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menyiapkan alokasi dana maksimal hingga Rp86,975 miliar untuk melancarkan aksi korporasi tersebut.

Jajaran manajemen NFCX menyampaikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali sebanyak-banyaknya mencapai 49.000.000 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 7,35% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan, dengan estimasi harga pelaksanaan buyback dipatok sebesar Rp1.775 per saham.

"Pelaksanaan aksi buyback ini berlandaskan pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 dan POJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan," tegas manajemen dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/11/2026).

Penggunaan Dana Buyback

Sementara itu, seluruh pendanaan aksi buyback ini bersumber dari kas internal perusahaan dengan memanfaatkan saldo laba ditahan. Dengan demikian, Perseroan memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengganggu tingkat pendapatan operasional maupun menambah beban pembiayaan perusahaan.

"Saham yang telah dibeli kembali nantinya akan dikuasai sebagai saham treasuri," terangnya.

Pelaksanaan buyback diproyeksikan bakal mendongkrak Laba Bersih per Saham Dasar Perseroan sebesar 7,99%, yakni meningkat dari posisi Rp8,52 menjadi Rp9,20 per saham seiring dengan berkurangnya jumlah saham yang beredar di publik.

 

Baca Juga : Fluktuasi Pasar, Indo Tambangraya (ITMG) Siapkan Rp2,3 Triliun untuk Buyback

Untuk mengeksekusi transaksi perdagangan di bursa, Perseroan secara resmi menunjuk PT Panca Global Sekuritas sebagai Anggota Bursa (AB). Adapun estimasi biaya perantara pedagang efek beserta biaya transaksi lainnya diperkirakan setinggi-tingginya sebesar 0,15% dari total nilai transaksi buyback.