Investasi Jumbo, Maxindo (MAXI) Kucurkan Rp195 Miliar untuk Pabrik Baru di Kendal

EBuzz – Emiten produsen makanan ringan PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI), tengah menggarap pembangunan pabrik ketiga yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah.

Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp195 miliar, mencakup pembelian lahan, pembangunan gedung, instalasi pengolahan limbah (WWTP), hingga pengadaan mesin produksi.

Direktur Keuangan MAXI, Carolina Djaja, mengungkapkan hingga kini perseroan telah merealisasikan 85,7% dari total investasi atau sekitar Rp166,6 miliar. Namun, ia mengakui proses pembangunan tidak berjalan sesuai rencana awal.

“Awalnya kami menargetkan pabrik selesai dan bisa mulai produksi pada Juli 2025, namun hingga saat ini masih ada beberapa kendala yang menghambat,” jelas Carolina dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8).

Emiten MAXI Akui Pembangunan Pabrik di Kendal Alami Kendala

Menurutnya, persoalan pertama muncul dari kondisi tanah di kawasan Kendal yang merupakan tanah gambut. Hal ini membuat fondasi pabrik membutuhkan tiang pancang yang lebih dalam dari perkiraan.

Untuk mengatasi hal itu, perusahaan memutuskan melakukan perbaikan tanah dengan metode Prefabricated Vertical Drain (PVD) atau penyalir vertikal prafabrikasi.

“Proses treatment tersebut memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 1,5 tahun pada periode 2022–2023,” tegasnya.

Selain itu, Perseroan juga beberapa kali melakukan revisi desain pabrik guna mengakomodasi kebutuhan proses produksi agar lebih efisien. Faktor pendanaan pun menjadi tantangan lain. Awalnya, MAXI mendapatkan komitmen pembiayaan dari PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank). Namun, pada saat proyek mulai berjalan, bank tersebut membatalkan dukungannya.

“Karena itu, kami kembali mencari alternatif pendanaan dan akhirnya mendapatkan komitmen baru dari Bank OK pada akhir Oktober 2024,” kata Carolina.

Meski menghadapi hambatan, perseroan optimistis proyek pabrik Kendal tetap dapat diselesaikan dan menjadi motor pertumbuhan baru. Pabrik ketiga ini diharapkan mampu memperluas kapasitas produksi serta memperkuat penetrasi MAXI di industri makanan ringan nasional.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini