EBuzz – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) resmi memperluas cakrawala bisnis energinya melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) jual beli gas dengan PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) pada 9 Maret 2026.
Sekretaris Perusahaan BIPI, Kurniawati Budiman, mengonfirmasi bahwa kesepakatan awal ini dirancang untuk menggali potensi kerja sama strategis dalam penyaluran serta pemanfaatan gas bumi yang dikelola oleh EMP sebagai bahan baku utama produksi.
“Kerja sama lintas emiten ini diproyeksikan akan memperkuat rantai pasok gas bagi fasilitas Mini LNG Plant yang dioperasikan oleh entitas anak BIPI, di mana salah satu fokus utamanya terletak pada optimalisasi fasilitas di Wunut, Kabupaten Sidoarjo, serta membuka peluang ekspansi pengembangan di wilayah potensial lainnya seperti Batam dan Aceh,” kata Kurniawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2026).

Kurniawati menegaskan, meskipun kesepakatan strategis ini belum memberikan dampak finansial secara instan terhadap neraca keuangan perusahaan, namun manajemen BIPI memproyeksikan adanya kontribusi positif terhadap keberlangsungan operasional dan penguatan portofolio bisnis LNG di masa depan.
“Langkah ini sekaligus menjadi fondasi bagi BIPI dalam memperlebar sayap di sektor hilir migas dengan mengamankan kepastian pasokan bahan baku dari produsen hulu,” tegasnya.
Baca Juga : BIPI Kerja Sama Penyaluran Gas dengan Indogas untuk Dukung Bisnis LNG
Lebih lanjut dirinya menambahkan, manajemen menegaskan bahwa transaksi ini dilakukan secara independen tanpa adanya hubungan afiliasi antara BIPI dan EMP, selaras dengan ketentuan regulator yang tertuang dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

