EBuzz – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham di tengah kondisi pasar yang mengalami fluktuasi signifikan.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan ke BEI pada Kamis (22/1/2026), manajemen ERAA mengungkapkan telah menyiapkan dana maksimal Rp150 miliar untuk aksi buyback tersebut.
“Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dengan ketentuan saham beredar minimal tetap sebesar 7,5% dari modal disetor perseroan,” tulis Manajemen ERAA.
Pelaksanaan buyback akan dilakukan secara bertahap selama tiga bulan, terhitung mulai 23 Januari 2026 hingga 23 April 2026, dan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca juga: YOII Siap Gelar Rights Issue 684,9 Juta Saham pada 2026
Dalam pelaksanaannya, ERAA menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. sebagai pihak yang akan membantu pelaksanaan pembelian kembali saham.
Manajemen ERAA menyebutkan bahwa buyback akan dilakukan pada harga yang dinilai wajar dan terbaik oleh Direksi, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi pasar modal yang berlaku.
Manajemen ERAA menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional perseroan. Hal ini didukung oleh kondisi permodalan dan arus kas perusahaan yang kuat, sehingga pembiayaan buyback dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas usaha.
“Selain itu, manajemen juga memastikan bahwa pendapatan perseroan diperkirakan tidak akan mengalami penurunan sebagai dampak dari pelaksanaan buyback saham tersebut,” ungkap Manajemen ERAA.

