EBuzz – PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) menutup tahun buku 2025 dengan capaian performa keuangan yang signifikan, di mana emiten produsen bahan kimia ini berhasil membukukan laba bersih sebesar US$36,98 juta.
Perolehan tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 78,1 persen dibandingkan dengan capaian pada periode tahun buku 2024 yang tercatat senilai US$20,76 juta. Pertumbuhan laba yang progresif ini ditopang oleh realisasi pendapatan perseroan yang mencapai US$400,56 juta sepanjang tahun 2025, atau tumbuh 16,2 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar US$344,68 juta.
Kenaikan omzet ini berhasil dimaksimalkan seiring dengan pengendalian beban pokok penjualan yang hanya terkoreksi naik 12,4 persen secara tahunan menjadi US$337,36 juta, sehingga laba bruto perseroan melesat 41,8 persen menjadi US$63,2 juta.
Laba UNIC Meroket

Sementara pada pos operasional, emiten yang berada di bawah kendali PT Aspirasi Luhur dan terafiliasi dengan grup Salim serta PT Lautan Luas Tbk (LTLS) ini mencatatkan laba usaha sebesar US$42,06 juta atau melambung 77,5 persen secara year-on-year. Tren positif tersebut berlanjut pada laba sebelum pajak penghasilan yang menyentuh angka US$46,51 juta, meningkat signifikan sebesar 78,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar US$9,7 juta, UNIC mengantongi laba tahun berjalan senilai US$36,81 juta atau naik 79,5 persen. Adapun total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai US$36,98 juta, mengonfirmasi efektivitas strategi manajemen dalam menjaga margin keuntungan di tengah dinamika pasar industri kimia global.
Baca Juga : Emiten Kongsian Grup Salim (UNIC) Perbesar Investasi di Anak Usaha, Segini Nilainya!
Adapun, total aset berhasil tumbuh 7,5 persen secara tahunan menjadi US$366,95 juta. Pertumbuhan aset ini didukung oleh posisi kas dan setara kas yang melompat 49,5 persen menjadi US$173,57 juta dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang senilai US$116,07 juta. Di sisi ekuitas, perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,5 persen menjadi US$322,91 juta.

Sedangkan, total liabilitas UNIC tercatat sebesar US$44,04 juta atau naik 7,2 persen, yang secara dominan merupakan kewajiban jangka pendek senilai US$39,91 juta. Kombinasi antara lonjakan kas yang signifikan dan pertumbuhan laba bersih yang tajam mempertegas posisi likuiditas dan daya tahan finansial emiten dalam menghadapi periode operasional mendatang.

