economixbuzz Versi penuh
Ekonomi & Bisnis

Danantara dan Kemenhub Bahas Pengadaan Kereta dari Jepang

Pertemuan tersebut digelar guna membahas secara khusus rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mengimpor armada Kereta Rel Listrik (KRL) bekas asal Jepang.

Oleh Praditya 02 Oct 2026 17:16 2 menit baca

EBuzz - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjadwalkan pertemuan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pada Jumat (2/10/2026).

Pertemuan tersebut digelar guna membahas secara khusus rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mengimpor armada Kereta Rel Listrik (KRL) bekas asal Jepang.

"Hari ini harusnya saya ada pertemuan dengan Pak Menhub (Dudy Purwagandhi), Ini hari Jumat, kan ya? Iya. Harus nya ada pertemuan dengan Pak Menhub untuk berdiskusi berkait dengan itu," ungkap Dony Oskaria seusai acara Executive Breakfast Meeting yang diselenggarakan IKA Fikom Unpad di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Pengadaan Kereta

Mengenai sikap Danantara atas rencana impor KRL bekas tersebut, Dony menegaskan bahwa keputusan investasi dan pengadaan aset transportasi publik harus didasarkan pada pertimbangan kaji ulang rasio biaya dan manfaat (cost and benefit analysis).

"Nanti kan penjelasan bagaimana kan kita mesti melihat cost and benefit-nya, ya. Mana keuntungannya berapa, apa yang kita dapatkan dari situ, karena kan percepatan daripada transportasi publik kita juga, kan? Tapi nanti akan kita diskusikan dengan Pak Menhub," tuturnya.

Selain opsi pengadaan impor, Danantara juga mengkaji keberlanjutan pemenuhan armada melalui penguatan kapasitas produksi manufaktur domestik yang digarap oleh PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Baca Juga : Bantah Ajukan Proposal, Danantara Serahkan Porsi Kepemilikan Saham BEI ke OJK

"Nah, kita balance-kan antara kebutuhannya dengan kapasitas produksinya INKA. Sisanya, itu yang akan kita lakukan alternatif," pungkas Dony.

Topik terkait
KRL KAI Dony Oskaria Danantara Jepang