EBuzz – Emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp2 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal 3 Februari 2026, manajemen TPIA menyampaikan bahwa dana buyback sepenuhnya berasal dari kas internal perusahaan.
“Langkah ini diambil untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, menjaga kepercayaan investor, serta mendorong pergerakan harga saham agar lebih mencerminkan fundamental perseroan,” tulis Manajemen TPIA seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI pada Rabu (4/2/2026).
Baca juga: BRPT Siapkan Buyback Saham Hingga Rp1 Triliun
Dalam rencana tersebut, TPIA menargetkan pembelian kembali hingga 250 juta lembar saham atau sekitar 0,29% dari total saham beredar. Periode buyback akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 4 Februari hingga 3 Mei 2026.
Perseroan juga menetapkan batas harga pembelian maksimal sebesar Rp10.000 per saham guna menjaga stabilitas transaksi.
Untuk pelaksanaannya, TPIA menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai perantara pedagang efek yang akan melakukan pembelian saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

