EBuzz – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar US$200 juta atau setara Rp3,35 triliun dari Bangkok Bank Public Company Limited.
Manajemen CDIA mengungkapkan, perjanjian pinjaman ditandatangani pada 29 Desember 2025. Dalam perjanjian tersebut, Bangkok Bank menyediakan fasilitas pinjaman penuh senilai US$200 juta kepada CDIA.
“Pinjaman ini dikenakan bunga mengacu pada Term SOFR ditambah margin tertentu, dengan masa penarikan selama enam bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian,” tulis dia dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (2/1/2026).
Manajemen CDIA menjelaskan bahwa dana pinjaman akan digunakan untuk kebutuhan operasional sehari-hari, termasuk pembayaran biaya dan pengeluaran yang terkait dengan fasilitas pinjaman tersebut.
Baca juga: RAJA akan Tebar Dividen Interim Senilai Rp105,68 Miliar
Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya melebihi 20% dari total ekuitas perseroan. Namun, karena pinjaman diperoleh langsung dari bank asing, CDIA tidak diwajibkan menggunakan penilai independen, sesuai ketentuan pasar modal.
Sebelumnya, CDIA juga memperkuat lini bisnis logistik melalui anak usaha di pilar logistik, PT Chandra Shipping International (CSI), dengan meluncurkan kapal logistik kimia cair berkapasitas 9.000 DWT bernama Novah.
Kapal tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026 untuk melayani rute domestik dan internasional, guna meningkatkan kapasitas serta fleksibilitas logistik CDI Group dalam mendukung industri kimia.

