BP BUMN Pangkas Entitas Pelindo dari 41 Jadi 24

BP BUMN Pangkas Entitas Pelindo dari 41 Jadi 24
Bacakan Artikel

EBuzz - BP BUMN mendorong PT Pelindo (Persero) menata struktur korporasi lewat program streamlining untuk memperkuat model bisnis dan memperjelas peran setiap entitas dalam Pelindo Group. Pelindo menargetkan pemangkasan jumlah entitas dari 41 menjadi 24 pada 2026.

Transformasi Berjangka Panjang

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menegaskan, transformasi Pelindo masih berlangsung lama. Manajemen memulai langkah ini dengan menyederhanakan struktur entitas, lalu melanjutkannya dengan penataan model bisnis.

"Jadi ini transformasinya masih panjang, tapi dimulai dari streamlining dulu, abis itu baru kita masuk ke proses menata bisnis model kita menjadi benar," ujar Dony, mengutip Instagram resmi BP BUMN, Rabu (30/9/2026).

Progres Streamlining

Dari 17 entitas yang masuk program penataan, 11 entitas telah menuntaskan aksi korporasi. Enam entitas sisanya ditargetkan rampung hingga 31 Desember 2026.

Pelindo menempuh berbagai skema, mulai dari merger, konsolidasi, divestasi, hingga likuidasi.

Dari Strategic Holding ke Active Management

Selain merampingkan entitas, Pelindo mengubah model parenting dari strategic holding menjadi active management. Lewat model ini, holding mengambil peran lebih langsung dalam pengelolaan kegiatan operasional utama. Perseroan juga membagi peran secara lebih jelas antara holding, regional, service line, dan entitas usaha.

Baca Juga Bos Danantara Ungkap Merger KAI dan INKA Tuntas Sebelum 2027

Konsolidasi di Bawah Danantara

Dony menilai konsolidasi di bawah Danantara membuat transformasi ini lebih terintegrasi. "Pilihan untuk melakukan transformasi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Sekarang konsolidasi dengan adanya Danantara ini semua menjadi mungkin dilakukan," tuturnya.

BP BUMN menargetkan penataan ini tidak berhenti pada pengurangan jumlah entitas. Regulator ingin Pelindo memiliki struktur dan model bisnis yang lebih sederhana serta efektif, sehingga kinerja grup secara keseluruhan menguat.