BEI Buka Suspensi Tiga Saham, TAMA dan IFSH Masuk Papan Pemantauan Khusus

EBuzz – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan tiga saham yang sebelumnya disuspensi, yakni PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM), PT Lancartama Sejati Tbk(TAMA), dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menyampaikan bahwa keputusan ini telah diumumkan secara resmi melalui keterbukaan informasi.

“Pembukaan suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Rabu, 25 Maret 2026,” kata dia dalam keterangan resminya.

Baca juga: IHSG Terjun 24% dalam 2 Bulan, Tekanan Asing dan Lesunya Transaksi Membayangi

Dengan demikian, investor kembali dapat memperdagangkan saham-saham tersebut di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.

Sebelumnya, saham TAMA dan IFSH disuspensi sejak 5 Maret 2026 karena mengalami lonjakan harga yang dinilai tidak wajar. Sementara itu, saham SSTM dihentikan sementara pada 17 Maret 2026 akibat penurunan harga yang signifikan.

Khusus untuk TAMA dan IFSH, BEI juga menerapkan status Papan Pemantauan Khusus dengan skema Full Call Auction (FCA) Kategori 10.

Dalam skema ini, frekuensi perdagangan menjadi terbatas, hanya sekitar 4–5 sesi per hari, dan berlaku selama tujuh hari ke depan.

Seiring dibukanya kembali perdagangan, dia mengimbau investor untuk lebih berhati-hati dengan mencermati keterbukaan informasi dari emiten serta mempertimbangkan fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini