EBuzz – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjalin kerja sama strategis dengan Hankyu Hanshin Properties Corp (HHP) melalui transaksi kepemilikan saham di PT Graha Cipta Kharisma (GCK), entitas anak yang dikendalikan perseroan. Transaksi tersebut efektif berlaku pada 17 Juli 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi, APLN mengalihkan sebanyak 282.793 saham biasa atau setara 35,500% kepemilikannya di GCK kepada Hankyu Hanshin Properties Corp. Sebelum transaksi dilakukan, APLN memiliki 677.110 saham atau 85,000 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh GCK.

Wakil Direktur Utama APLN H. Noer Indradjaja, mengatakan bahwa, dalam rangkaian transaksi yang sama, perseroan juga mengakuisisi sebagian saham milik pemegang saham lainnya di GCK, yakni 28.279 saham biasa atau 3,50% dari PT Kreasi Wahana Nusantara dan 14.140 saham biasa atau 1,75% dari PT Bumi Kirana.
Setelah seluruh transaksi diselesaikan, APLN tetap menjadi pemegang saham pengendali GCK dengan kepemilikan sebanyak 436.736 saham biasa atau setara 54,825% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
“Setelah pelaksanaan transaksi, pengendalian atas PT Graha Cipta Kharisma tetap berada pada PT Agung Podomoro Land Tbk dengan kepemilikan sebesar 54,825%,” tulis Noer dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2026). (20/7).
Kerja Sama Strategis APLN

Noer Indrajaja menjelaskan, perseroan menyatakan kerja sama strategis dengan Hankyu Hanshin Properties Corp diharapkan memberikan dampak positif terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.
“Masuknya Hankyu Hanshin Properties Corp sebagai mitra strategis diharapkan dapat memperkuat posisi kas Perseroan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha, serta memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengurangi beban utang,” jelasnya.
Baca Juga : Agung Podomoro (APLN) Kantongi Marketing Sales Rp445 Miliar per April 2025
Selain itu, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari langkah perseroan dalam memperkuat pengembangan usaha melalui kemitraan strategis dengan investor internasional, dengan tetap mempertahankan pengendalian atas PT Graha Cipta Kharisma.

