EBuzz – PT RMK Energy Tbk (RMKE IJ), hari ini menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan keberlanjutan operasional Perseroan di wilayah Sumatera Selatan. Perjanjian ini mencakup bantuan penguatan pembinaan teritorial dan pengamanan TNI di seluruh wilayah operasi RMKE.
Poin-Poin Penting Kerja Sama:
1. Jaminan Keamanan Aset: Personel TNI akan mendukung pengamanan aset vital Perseroan, termasuk fasilitas terminal khusus batubara dan infrastruktur penunjang lainnya.
2. Mitigasi Risiko Sosial: Melalui Pembinaan Teritorial (Binter), TNI akan membantu Perseroan dalam melakukan pendekatan humanis dan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar area operasi, meminimalisir potensi friksi sosial yang dapat menghambat kinerja.
3. Peningkatan Disiplin SDM: TNI akan memberikan pembinaan mental dan disiplin kepada satuan pengamanan internal RMKE, meningkatkan standar profesionalisme dalam menjaga objek vital perusahaan.
Sinergi Strategis untuk Iklim Investasi Kondusif
Mewakili Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya, Asisten Operasi (Asops) Kasdam II/ Sriwijaya : Kolonel Inf Rony Fitriyanto, S.Sos., menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan aparat keamanan negara.
“Kolaborasi yang transparan dan akuntabel merupakan bagian dari sinergi untuk mengimplementasikan pembinaan teritorial yang humanis kepada pengamanan internal perusahaan dan juga masyarakat sekitar agar tercipta iklim usaha yang kondusif dan pada akhirnya memberikan kontribusi peningkatan ekonomi negara,” ujar Kolonel Rony Fitriyanto.
Direktur PT RMK Energy Tbk, William Saputra, juga menambahkan “Keamanan aset dan kelancaran rantai pasok batubara merupakan prioritas utama kami dalam menjaga kepercayaan pemegang saham dan mitra bisnis. Sinergi dengan Kodam II/Sriwijaya ini merupakan langkah mitigasi risiko yang krusial untuk mencegah potensi gangguan operasional, sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar melalui program pembinaan teritorial.”
“Dukungan dari Kodam II/Sriwijaya memberikan kepastian keamanan bagi rantai pasok batubara kami yang merupakan objek vital. Lebih dari itu, mekanisme pembiayaan yang transparan melalui rekening resmi institusi dan pelaporan berjenjang dalam perjanjian ini menegaskan bahwa RMKE menjalankan bisnis dengan prinsip kepatuhan yang ketat. Kami optimis ini akan meminimalisir risiko operasional (unplanned downtime) dan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.” jelas William.
Manajemen meyakini bahwa stabilitas keamanan yang terjamin akan berdampak langsung pada optimalisasi volume angkutan batubara tahun ini. Dengan meminimalisir gangguan eksternal (“unplanned downtime” akibat faktor keamanan), Perseroan optimis dapat mencapai target operasional dan keuangan yang telah ditetapkan untuk tahun fiskal 2026.
Kerja sama ini juga menegaskan komitmen RMKE terhadap tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dengan melibatkan institusi negara dalam menjaga kepatuhan dan keamanan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan stabilitas keamanan yang terjamin melalui kerja sama ini, Manajemen RMKE menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan kelancaran arus logistik batubara sepanjang tahun 2026, mendukung target pertumbuhan volume angkutan yang telah ditetapkan.

