AIMS Siap Bertransformasi Jadi Holding Investasi, Siapkan Perubahan KBLI

EBuzz – PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) mengumumkan rencana strategis untuk mengubah arah kegiatan usahanya menjadi perusahaan holding investasi (holding investama).

Transformasi ini akan dilakukan melalui penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dan akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sesuai ketentuan OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Corporate Secretary AIMS, Anton Hidayat menyampaikan, perseroan saat ini tengah menjajaki sejumlah perusahaan target untuk peluang investasi maupun akuisisi.

“Setiap potensi transaksi akan melalui kajian menyeluruh, mencakup aspek komersial, keuangan, legal, serta kepatuhan regulasi,” kata dia dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: Bos Impack Borong 2,5 Juta Saham IMPC

Dia menegaskan bahwa pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi perseroan. Oleh karena itu, AIMS kini menerapkan proses due diligence yang lebih ketat dan selektif, guna memastikan setiap aksi korporasi benar-benar memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Untuk mendukung rencana transformasi tersebut, perseroan juga melakukan penguatan tata kelola internal, termasuk penyempurnaan dokumentasi, audit, manajemen risiko, serta penyusunan rencana kerja yang lebih terukur dan akuntabel.

Dari sisi kinerja, AIMS mencatatkan hasil positif pada paruh kedua tahun 2025:

  • Kuartal III (Q3): Perseroan memperoleh dua kontrak manajemen survei eksplorasi pertambangan di Kalimantan Timur yang berkontribusi pada peningkatan ekuitas.
  • Kuartal IV (Q4): AIMS kembali mengamankan kontrak serupa untuk menjaga stabilitas ekuitas hingga akhir tahun.

Meski demikian, manajemen mencermati tantangan pasar. Isu regulasi baru di sektor batu bara memicu aksi jual persediaan oleh sejumlah perusahaan tambang pada Q4, sehingga membatasi peluang short trading batu bara di pasar.

Terkait fluktuasi harga saham, dia menilai pergerakan tersebut merupakan bagian dari dinamika pasar yang dipengaruhi sentimen investor dan kondisi ekonomi makro.

Fokus perseroan tetap pada penguatan fundamental usaha dan keterbukaan informasi sebagai dasar penciptaan nilai jangka panjang. Ke depan, AIMS telah menetapkan empat pilar strategi utama, yakni:

  • Menjalankan dan mengoptimalkan lini bisnis trading batu bara.
  • Mematangkan persiapan perubahan bidang usaha menjadi holding investasi.
  • Menyusun roadmap transformasi bisnis secara komprehensif.
  • Memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan regulasi.

“Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membawa AIMS memasuki fase pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan,” tutup dia.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini