Masuk Masa Bookbuilding, Inaco (JELI) Pasang Harga IPO Rp900-Rp1.120 per Saham

EBuzz – Emiten produsen makanan dan minuman pencuci mulut merek INACO, PT Niramas Utama Tbk, bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 350 juta saham baru kepada publik dengan kode emiten JELI.

Berdasarkan prospektus awal perseroan, volume saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 25,93 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Seluruh instrumen yang dilepas ke masyarakat merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

Perseroan memulai masa penawaran awal (bookbuilding) yang dijadwalkan berlangsung pada 15–22 Juni 2026. Manajemen menetapkan harga penawaran awal berada pada kisaran rentang Rp900 hingga Rp1.120 per saham.

“Melalui skema rentang harga tersebut, JELI berpotensi menghimpun pendanaan dari pasar modal sebesar Rp315 miliar hingga nilai maksimal Rp392 miliar,” tulis manajemen JELI dalam prospektusnya, Senin (15/6/2026).

Guna menarik minat calon investor publik, manajemen JELI telah merancang formula kebijakan dividen tunai berkelanjutan pasca-status perseroan berubah menjadi perusahaan terbuka.

Jaring Investor Baru

Perseroan merencanakan alokasi pembayaran dividen tunai untuk setiap tahun buku dengan rasio sebanyak-banyaknya sebesar 30% dari laba bersih berjalan. Aturan pemanfaatan keuntungan tersebut dihitung setelah dikurangi penyisihan untuk pos cadangan wajib sesuai regulasi yang berlaku.

“Realisasi pembagian dividen akan tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan keuangan serta kebutuhan pendanaan internal perseroan pada saat itu. Keputusan final mengenai besaran dividen akan ditetapkan melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan,” ucapnya.

Baca Juga : 100 persen Dana IPO Sudah Terserap! Jantra Grupo (KAQI) Geber Ekspansi dan Berencana Buyback Saham

Hingga pelaksanaan penawaran perdana ini dimulai, JELI mencatatkan belum memiliki riwayat pendistribusian dividen kepada pemegang saham internal karena posisinya yang masih berstatus sebagai perusahaan tertutup. Dana hasil himpunan IPO tersebut disiapkan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendanai ekspansi bisnis perseroan.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini