EBuzz – Emiten penyedia solusi survei dan pemetaan, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mengumumkan rencana besar dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mendatang.
Dalam agenda RUPST, manajemen akan berfokus pada pertanggungjawaban kinerja periode tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Kemudian, GPSO mengusulkan adanya perubahan kegiatan usaha utama perseroan guna memenuhi regulasi POJK 17/2020 mengenai transaksi material. Selain itu, perseroan berencana meminta restu untuk mencaplok aset tetap milik pihak terafiliasi, PT Jakarta Indah Casting (JIC).
Direktur Utama GPSO, Dionysius Tjokro, menjelaskan bahwa agenda ini mencakup pengesahan laporan keuangan hingga penentuan nasib laba bersih.
“Agenda utama mencakup persetujuan laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan, serta penetapan penggunaan laba bersih atau rugi perseroan untuk periode tersebut,” ungkap Dionysius dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026). (11/5).
Manuver Akuisisi dan PMTHMETD

Menurut Dionysius, GPSO menyertakan agenda Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sesuai ketentuan POJK 14/2019. Selain itu, rapat juga akan mengagendakan perubahan data terkait struktur pemegang saham pengendali perseroan.
“Perseroan juga berencana meminta restu untuk mencaplok aset tetap milik pihak terafiliasi, PT Jakarta Indah Casting (JIC). Aset yang menjadi incaran meliputi tanah, bangunan pabrik, hingga mesin dan peralatan pendukung yang berlokasi strategis di Kawasan Industri EJIP, Bekasi, Jawa Barat,” tuturnya.
Baca Juga : Target Pendapatan Naik 1.584 Persen, GPSO Pede Raih Laba di 2026
Manajemen menetapkan batas waktu pendaftaran bagi pemegang saham yang berhak hadir (Recording Date) telah jatuh pada tanggal 8 Mei 2026. Selain agenda strategis, RUPST juga akan menetapkan honorarium bagi jajaran Direksi dan Dewan Komisaris serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026.

