EBuzz – PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) mencatat penurunan penjualan sepanjang 2025, namun tetap mampu membukukan kenaikan laba bersih.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (18/3/2026), penjualan neto MSJA tercatat sebesar USD64,20 juta, turun dari USD68,51 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan juga turun menjadi USD52,30 juta dari sebelumnya USD55,94 juta. Dampaknya, laba bruto ikut menurun menjadi USD11,89 juta dari USD12,56 juta.
Kinerja operasional juga mengalami penurunan, dengan laba usaha tercatat sebesar USD5,39 juta, lebih rendah dibandingkan USD6,30 juta pada tahun sebelumnya.
Baca juga: Pemegang Saham RAJA Tambah Kepemilikan, Sentosa Bersama Mitra Borong 8,1 Juta Saham
Meski demikian, laba sebelum pajak justru meningkat menjadi USD6,79 juta dari USD5,62 juta. Pada akhirnya, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik tipis menjadi USD5,67 juta dari USD5,50 juta.
Kenaikan laba ini turut mendorong laba per saham menjadi USD0,00098, meningkat dari USD0,00094 pada tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total liabilitas perseroan menurun menjadi USD21,82 juta per akhir 2025, dibandingkan USD24,33 juta pada 2024. Sementara itu, total aset juga sedikit turun menjadi USD108,32 juta dari USD111,88 juta.
Kinerja ini menunjukkan bahwa meskipun penjualan mengalami tekanan, Multi Spunindo Jaya Tbk tetap mampu menjaga profitabilitas melalui efisiensi dan pengelolaan keuangan yang lebih baik.

