EBuzz – PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) mengumumkan bahwa perusahaan asal Hong Kong Dragonmine Mining Limited selaku calon pengendali baru telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) atas rencana pengambilalihan 80% saham Perseroan.
CSPA tersebut ditandatangani antara Dragonmine Mining sebagai calon pembeli dengan Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fajar Tasrif, Rudy Tasrif, serta PT Cetak Biru Kapital yang bertindak sebagai penjual saham secara bersama-sama.
Direktur Utama BLUE Herman Tansri menyampaikan bahwa, perseroan menerima pemberitahuan tertulis dari Dragonmine Mining terkait perkembangan negosiasi pengambilalihan saham, menyusul penandatanganan CSPA yang dilakukan pada 18 Februari 2026.

“Dalam perjanjian tersebut, Dragonmine Mining akan membeli 334,4 juta saham BLUE, setara dengan 80% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh,” kata Herman dalam keterbukaan informasi, Kamis (19/2/2026). (20/2).
Sebelumnya, rencana pengambilalihan saham BLUE telah diumumkan kepada publik pada 5 November 2025. Apabila transaksi ini menjadi efektif dan mengakibatkan perubahan pengendalian, Dragonmine Mining akan melaksanakan penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO) sesuai ketentuan POJK No. 9/2018 yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Sepanjang tahun buku 2025, BLUE mencatat laba bersih sebesar Rp14,49 miliar, turun 11,54% secara tahunan. Hingga 31 Desember 2025, total aset Perseroan tercatat Rp109 miliar, turun 0,27% (yoy), dengan posisi kas dan setara kas sebesar Rp3,85 miliar, menurun 41,8% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp6,62 miliar.

