EBuzz – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) mengungkapkan adanya proses negosiasi terkait potensi perubahan pengendalian perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Negosiasi tersebut melibatkan Nagita Slavina sebagai calon pengendali baru.
Direktur Utama VISI David Dwiputra menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat pemberitahuan resmi mengenai pengumuman negosiasi antara Nagita Slavina dan pemegang saham penjual sehubungan dengan rencana pengambilalihan saham VISI.
“Perseroan telah menerima pemberitahuan atas adanya negosiasi terkait rencana pengambilalihan saham perseroan oleh calon pengendali baru,” ujar David dalam keterbukaan informasi tertulis, Kamis (12/2/2026).
Manajemen menegaskan bahwa hingga saat ini proses negosiasi tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha VISI.
Pasar Respon Negatif

Seiring dengan mencuatnya kabar tersebut, pergerakan saham VISI menjadi sorotan pelaku pasar. Saham emiten ini sebelumnya mencatatkan reli tajam dengan menyentuh auto reject atas (ARA) selama lima hari perdagangan berturut-turut. Secara akumulatif, saham VISI menguat 30,16 persen dalam sepekan dan melonjak hingga 222,83 persen dalam satu bulan terakhir.
Namun, volatilitas tinggi turut memicu pengawasan bursa. Saat ini, saham VISI berada di papan pemantauan khusus dan diperdagangkan menggunakan mekanisme Full Call Auction (FCA), menyusul status suspensi yang telah berlangsung lebih dari satu hari bursa berturut-turut.
Berdasarkan data kepemilikan per 30 September 2025, struktur pemegang saham VISI terdiri atas David Dwiputra sebesar 72 persen, publik 20 persen, Farrel Yonathan 7 persen, dan Robert Putra Sampurna 2 persen.
Pada perdagangan Kamis (12/2/2026), respons pasar terhadap perkembangan tersebut cenderung melemah. Saham VISI terkoreksi 9,89 persen ke level Rp820 dan menyentuh batas auto reject bawah (ARB).

