EBuzz – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan tengah mencermati pergerakan saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) dan PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) menyusul adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menegaskan, pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal.
“Informasi terakhir yang dipublikasikan oleh masing-masing emiten adalah pada 8 Januari 2026. Informasi tersebut terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek saham DGNS dan pencatatan saham CYBR yang dapat diakses melalui situs resmi BEI,” kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (29/1/2026).
Baca juga: BEI Suspensi Saham STAR
Sehubungan dengan indikasi UMA tersebut, BEI saat ini terus memantau perkembangan pola transaksi kedua saham tersebut.
“Investor diimbau untuk mencermati penjelasan atau jawaban dari masing-masing perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi yang disampaikan oleh Bursa,” ucap Aji.
Selain itu, investor juga disarankan untuk memperhatikan kinerja perusahaan melalui keterbukaan informasi yang disampaikan secara berkala, serta mengkaji kembali setiap rencana aksi korporasi, khususnya yang belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“BEI juga mengimbau investor agar mempertimbangkan berbagai risiko dan kemungkinan yang dapat terjadi di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi,” pungkas Aji.

