EBuzz – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) telah menuntaskan pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham yang dilakukan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.
Direktur ARNA, Edy Suyanto menyampaikan bahwa program buyback tersebut berlangsung selama 24 Oktober 2025 hingga 23 Januari 2026 dan kini telah selesai direalisasikan.
“Dalam periode tersebut, perseroan berhasil membeli kembali 20.387.900 lembar saham dengan total nilai mencapai Rp10,92 miliar, termasuk biaya transaksi dan bea materai,” kata dia dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (27/1/2026).
Sebelumnya, ARNA menyiapkan dana maksimal Rp50 miliar untuk aksi buyback ini, sehingga sisa dana yang belum digunakan mencapai sekitar Rp39,07 miliar.
Baca juga: Gerak Saham Berfluktuasi, Emiten ISAP Beri Penjelasan Ini
Edy menjelaskan bahwa aksi buyback ini dilakukan untuk menjaga kinerja saham dan stabilitas pasar modal di tengah kondisi pasar yang bergejolak.
Adapun biaya jasa perantara pedagang efek dalam transaksi ini ditetapkan maksimal sebesar 0,2057% dari setiap transaksi pembelian saham, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Edi menegaskan bahwa pelaksanaan buyback tidak memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan maupun operasional perseroan.

