Multivision (RAAM) Targetkan Produksi 10 Film di 2026, Investasi Capai Belasan Miliar

EBuzz – PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) mengumumkan rencana pengembangan produksi film sepanjang 2026 dengan target merilis hingga 10 judul film layar lebar. Dari jumlah tersebut, empat judul dipastikan mulai dikerjakan dan dijadwalkan beredar pada tahun ini.

Komisaris Utama sekaligus pemilik RAAM Ram Punjabi mengungkapkan, dalam mendukung target tersebut, jaringan bioskop seperti Multi Vision dan Platinum Cinema disebut akan terus menambah jumlah layar guna mengejar sasaran 200 juta penonton dalam periode mendatang.

“Genre-nya horror, action, dan sesuai kebutuhan pasar itu komedi. Drama masih agak meragukan. Jadi selalu memberikan variatif,” ungkap Raam dalam acara Penandatanganan MoU di Jakarta, Kamis (22/1/2026). (23/1).

Raam Punjabi menambahkan, jika dilihat dari sisi pendanaan, investasi untuk empat film yang mulai diproduksi tahun ini berada pada kisaran Rp12 miliar hingga Rp15 miliar per judul. Selain itu, RAM juga menyampaikan tengah menyiapkan proyek lain yang belum dapat dipublikasikan secara rinci.

“Langkah ekspansi produksi ini menjadi bagian dari strategi RAAM dan mitra ekosistemnya dalam memperkuat posisi di industri perfilman nasional serta menangkap pertumbuhan pasar hiburan domestik dan regional,” pungkasnya.

Potensi Film Indonesia

Dirinya menilai potensi pasar film domestik di 2026 masih terbuka lebar, mengingat jumlah penonton bioskop saat ini baru mencapai sekitar 10 juta orang dari total populasi Indonesia yang berkisar 280 juta jiwa.

Menurut Raam Punjabi, jumlah penonton film nasional ditargetkan mencapai 160 juta orang. Target tersebut didorong oleh peningkatan kualitas tenaga kreatif dalam negeri serta penguatan infrastruktur distribusi film.

“Masih terdapat gap dan peluang yang bisa diserap. Dengan ekosistem Folago Pictures, target jumlah penonton diproyeksikan meningkat signifikan,” jelas Raam.

Sebagai informasi, PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) memperkuat strategi pertumbuhan bisnisnya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX).

Kerja sama ini dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk melakukan investasi bersama (co-investment) dalam produksi film layar lebar.

Kerja sama ini akan memperluas peran perseroan, tidak hanya sebagai rumah produksi, tetapi juga sebagai mitra investasi aktif dalam proyek-proyek film dengan potensi komersial yang kuat.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini