EBuzz – Emiten tambang logam PT Merdeka Cooper Gold Tbk. (MDKA) sepanjang tahun 2025 terus melanjutkan program eksplorasi di sejumlah wilayah strategis di Indonesia dengan total belanja mencapai Rp99,16 miliar atau setara sekitar US$5,93 juta.
Anggaran tersebut digunakan untuk pengeboran definisi sumber daya guna memperpanjang umur tambang, serta kegiatan eksplorasi regional di area Banyuwangi, Jawa Timur.
Corporate Secretary MDKA, Jessica J., dalam keterangan tertulis pada Jumat (12/1), menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi dilakukan di tiga lokasi utama, yakni Proyek Tujuh Bukit di Jawa Timur, Proyek eksplorasi Damai Suksesindo (DSI) di Jawa Timur, serta Tambang Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya.

“Di Proyek Tujuh Bukit, fokus eksplorasi diarahkan pada pengembangan sumber daya tembaga-emas serta emas-perak. Pada periode kuartal keempat 2025, MDKA mengalokasikan dana eksplorasi sebesar Rp88,18 miliar atau sekitar US$5,28 juta,” ucap Jessica dalam keterangannya. (13/1).
Menurut Jessica, kegiatan eksplorasi di Tujuh Bukit dilaksanakan oleh PT Bumi Suksesindo dengan dukungan teknis tambahan melalui perjanjian kontrak antara MDKA dan PT Merdeka Teknik Servis (MTS).
Sementara itu, eksplorasi tembaga di Tambang Tembaga Wetar juga tetap berjalan. Pada kuartal keempat 2025, MDKA menggelontorkan dana sekitar Rp10,36 miliar atau setara US$0,62 juta untuk kegiatan eksplorasi di area Pulau Wetar, Maluku Barat Daya. Aktivitas ini juga dilakukan melalui kerja sama kontraktual dengan PT Merdeka Teknik Servis.
“Adapun eksplorasi yang dilakukan oleh Damai Suksesindo (DSI) di Banyuwangi, Jawa Timur, berfokus pada komoditas tembaga, emas, dan perak. Untuk proyek ini, MDKA mencatatkan belanja eksplorasi sebesar Rp0,63 miliar atau sekitar US$0,04 juta pada periode yang sama,” paparnya.

