Chandra Asri Lakukan Pemeliharaan Terjadwal Pabrik Petrokimia di Cilegon

EBuzz – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melaksanakan pemeliharaan terjadwal atau Turnaround Maintenance (TAM) di fasilitas pabrik petrokimia miliknya yang berlokasi di Cilegon, Banten. Kegiatan ini merupakan praktik rutin di industri petrokimia global untuk menjaga keandalan, keselamatan, dan kinerja fasilitas produksi.

Pemeliharaan dilakukan dalam dua periode yang telah direncanakan secara matang sebagai bagian dari tata kelola operasional perusahaan.

Selain perawatan fasilitas utama, TAM juga mencakup optimalisasi fasilitas pendukung serta pembaruan pada beberapa unit guna memastikan kesiapan operasional jangka panjang.

Sejalan dengan komitmen Chandra Asri Group yang telah mengoperasikan fasilitas petrokimia selama lebih dari 33 tahun, pemeliharaan ini dilakukan secara terintegrasi dan terukur tanpa mengubah status operasional pabrik secara permanen. Tujuannya adalah memastikan seluruh fasilitas tetap beroperasi sesuai standar keselamatan dan performa yang ditetapkan.

Baca juga: SOFA Jelaskan Lonjakan Saham, Terkait Rencana Proyek Energi Terbarukan

Pemeliharaan dijadwalkan mulai Januari 2026. Untuk fasilitas Naphtha Cracker serta pabrik Polimer (Polyethylene dan Polypropylene), kegiatan TAM diperkirakan berlangsung selama 26 hari.

Sementara itu, pemeliharaan pada fasilitas Butadiene serta pabrik MTBE dan Butene-1 diperkirakan memakan waktu sekitar 41 hari. Selama proses tersebut, perusahaan menjalankan pengaturan operasional yang terkoordinasi untuk meminimalkan dampak terhadap pasokan dan pelanggan.

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi menyampaikan bahwa turnaround maintenance merupakan bagian penting dari pengelolaan industri petrokimia.

“Melalui pemeliharaan terjadwal ini, kami memastikan fasilitas produksi tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan industri nasional. TAM ini juga bertujuan menjaga stabilitas operasional dan pasokan bagi pelanggan,” kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (13/1/2026).

Dia mengaku, eluruh proses pemeliharaan dilakukan dengan mengacu pada standar operasional yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta kepatuhan terhadap regulasi.

“Sebagai Mitra Pertumbuhan (#YourGrowthPartner), kami menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesinambungan pasokan produk serta mendukung keberlanjutan industri petrokimia nasional,” pungkas dia.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini