EBuzz – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk. (LIFE) menegaskan tidak terdapat informasi maupun fakta material yang dapat memengaruhi nilai saham perseroan ataupun keputusan investasi pemodal, menyusul volatilitas transaksi saham LIFE yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Penegasan tersebut disampaikan manajemen LIFE melalui surat bernomor 03/MSL-CSEC/I/2026 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagai tanggapan atas permintaan klarifikasi bursa terkait dinamika perdagangan saham perseroan.
Manajemen LIFE menyatakan bahwa hingga saat ini perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik, maupun ketentuan Peraturan BEI Nomor I-E.
“Perusahaan tidak memiliki informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek LIFE ataupun keputusan investasi pemodal,” tulis manajemen dalam keterangannya kepada BEI. (13/1).
Aksi Korporasi LIFE

Lebih lanjut, manajemen memastikan tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik, yang berpotensi berdampak terhadap harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.
Dari sisi kepemilikan saham, manajemen juga menegaskan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 11/POJK.04/2017 terkait laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Terkait agenda korporasi, LIFE mengungkapkan bahwa saat ini perseroan tengah menjalankan proses pemisahan Unit Usaha Syariah (spin-off) melalui pendirian perusahaan asuransi jiwa syariah.
“Langkah tersebut telah masuk dalam rencana bisnis perseroan, memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta telah disampaikan kepada publik sebelumnya. Di luar agenda tersebut, manajemen menegaskan tidak terdapat rencana aksi korporasi lainnya dalam waktu dekat,” paparnya.
Selain itu, pemegang saham pengendali LIFE, Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd., yang menguasai sekitar 80% saham perseroan, juga disebut tidak memiliki rencana untuk membeli maupun menjual saham LIFE dalam waktu dekat.
LIFE menegaskan seluruh rencana dan pelaksanaan aksi korporasi akan senantiasa dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta dengan persetujuan otoritas yang berwenang.

