EBuzz – PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) menyampaikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul pergerakan harga saham perseroan yang berfluktuasi signifikan.
Melalui surat bernomor S.07/MBE-CLO/0126/0252, emiten yang bergerak di sektor energi terbarukan ini menegaskan bahwa tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik.
Sekretaris Perusahaan OASA, Chandra Devikemalawaty menjelaskan bahwa hingga saat ini perseroan tidak mengetahui adanya kejadian penting atau informasi material yang dapat memengaruhi nilai saham maupun keputusan investasi pemodal.
Meski tidak ada informasi material baru, OASA mengungkapkan perkembangan bisnis terbaru.
Baca juga: SSIA Alihkan Saham Batiqa Hotel Manajemen Senilai Rp2,5 Miliar ke Anak Usaha
“Pada akhir 2025, Perseroan telah membentuk konsorsium strategis bersama Grandblue Environment Co., Ltd. Kerja sama ini ditujukan untuk mengikuti proses seleksi mitra proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Wilayah Layanan Barat, Cakung, Jakarta Timur,” ungkap dia seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (9/1/2026).
Dia menyampaikan bahwa konsorsium tersebut telah mengajukan dokumen penawaran kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta pada 22 Desember 2025. Saat ini, perseroan masih menunggu hasil evaluasi dari pihak terkait.
Terkait potensi aksi korporasi, manajemen menegaskan bahwa dalam jangka waktu tiga bulan ke depan, OASA belum memiliki rencana tindakan korporasi yang dapat berdampak pada pencatatan saham di bursa.
“Perseroan tetap berfokus pada pengembangan bisnis inti di bidang energi hijau dan pengolahan limbah,” jelas dia.
Perseroan juga telah berkoordinasi dengan pemegang saham utama dan pengendali terkait volatilitas saham yang terjadi. Hasilnya, hingga kini tidak terdapat rencana perubahan kepemilikan saham yang perlu diungkapkan kepada publik di luar ketentuan regulasi yang berlaku.
Lanjut dia menyebut, bahwa klarifikasi ini merupakan bagian dari komitmen keterbukaan informasi kepada investor.
“OASA mengimbau para pemodal untuk terus mengacu pada informasi resmi perseroan dalam mengambil keputusan investasi, seiring dengan upaya perusahaan memperluas kontribusi di ekosistem energi bersih nasional,” pungkas dia.

