ADHI Laporkan Pengalihan Saham Negara untuk Penguatan Tata Kelola BUMN

EBuzz – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) melaporkan perubahan struktur kepemilikan saham negara sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (7/1/2026), Manajemen ADHI menyampaikan bahwa sebanyak 54.087.737 lembar saham Seri B dialihkan dari PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) kepada Negara Republik Indonesia melalui Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).

“Perjanjian pengalihan saham ini telah ditandatangani pada 5 Januari 2026,” tulis Manajemen ADHI.

Baca juga: Adhi Karya Gapai Kontrak Baru Rp14,1 Triliun hingga November 2025

Pengalihan tersebut merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025, yang mengatur bahwa negara wajib memiliki kepemilikan langsung sebesar 1% pada BUMN melalui Kepala BP BUMN.

Setelah transaksi ini, negara secara langsung memiliki 1 lembar saham Seri A Dwiwarna yang memiliki hak istimewa, serta 54.087.737 lembar saham Seri B.

Sementara itu, sisa saham negara sebanyak 5.354.686.054 lembar saham Seri B tetap dimiliki secara tidak langsung melalui DAM yang berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

Manajemen ADHI menegaskan bahwa perubahan ini bersifat administratif dan tidak mengubah pengendalian perusahaan.

“Negara Republik Indonesia tetap menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) ADHI, dan pengalihan saham ini tidak berdampak pada operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” tutup Manajemen ADHI.

Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini