EBuzz – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memasok 10.000 ton semen untuk pembangunan Jembatan Kabanaran yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025. Proyek infrastruktur strategis tersebut memperkuat konektivitas kawasan selatan Pulau Jawa.
Dalam proses konstruksi, SIG menyediakan semen UltraPro untuk berbagai tahapan pembangunan. Pasokan ini digunakan pada struktur bawah seperti bored pile dan pile cap, serta struktur atas seperti kolom, balok, dan deck jembatan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa kontribusi perusahaan pada proyek ini merupakan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. SIG memastikan penyediaan produk serta layanan untuk mendukung percepatan pembangunan.
”Kami berkomitmen menyediakan produk berkualitas dan layanan terbaik untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis,” ujar Vita dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025). (12/12).
Konektivitas di Yogyakarta

Vita menjelaskan bahwa keberadaan Jembatan Kabanaran meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Akses transportasi menjadi lebih efisien, sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi pesisir selatan Bantul.
”Pembangunan jembatan ini juga memberikan dampak ekonomi kawasan. Akses menuju lahan pertanian seluas 2.164 hektare di Kecamatan Galur kini terbuka, dengan potensi peningkatan produksi hingga 9.143 kuintal sayur dan buah per tahun. Selain itu, produksi perikanan Kecamatan Srandakan diproyeksikan naik 13 ton per tahun,” katanya.
Secara desain, Jembatan Kabanaran mengusung konsep Multi-Arch Bridge yang memadukan Corrugated Steel Plate (CSP) dan mortar busa. Struktur ini menghasilkan tampilan elegan dengan sentuhan ornamen Yogyakarta, seperti ikon gunungan, motif sulur keris, batik nitik, serta gerbang berbentuk joglo.
Semen UltraPro yang digunakan dalam proyek ini memiliki karakteristik berupa kemudahan aplikasi, waktu kering optimal, kuat lentur tinggi, serta hasil akhir yang padat dan tahan lama. Produk tersebut sebelumnya telah digunakan dalam sejumlah proyek besar seperti LRT Jakarta, Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, dan Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC).

