EBuzz – Emiten unggas, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, mengonfirmasi bahwa dua fasilitas operasional terdampak, yaitu pabrik pengolahan daging ayam di Deli Serdang dan peternakan ayam pembibit turunan di Langkat, Sumatera Utara.
Adapun fasilitas peternakan ayam pembibit turunan di Kabupaten Langkat mengalami dampak paling signifikan. Perseroan melaporkan kematian ayam pembibit turunan sekitar 0,6% dari total populasi yang dimiliki.
Sementara itu, pabrik pengolahan daging ayam di Deli Serdang hanya terdampak pada akses jalan yang terendam banjir selama tiga hari, mulai 27–29 November 2025, sehingga menghambat akses karyawan menuju lokasi. Bangunan pabrik, mesin, dan peralatan operasional dipastikan tidak mengalami kerusakan.

Hadijanto Kartika Sekretaris Perusahaan CPIN menyampaikan bahwa, meski sempat terjadi hambatan pada pengiriman bahan baku, perseroan menegaskan bahwa seluruh kegiatan produksi di kedua fasilitas tidak mengalami penghentian dan saat ini telah kembali beroperasi normal.
”Adapun kerugian pada peternakan ayam pembibit turunan tengah dalam proses pengajuan klaim asuransi dengan nilai sekitar Rp16 miliar sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko,”ucap Hadijanto dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (10/12/2025). (11/12).
Hadijanto mengungkapkan, dalam penanganan lanjutan, perseroan menyampaikan telah menerapkan Keuangan Berkelanjutan sesuai ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017, termasuk upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan strategi mitigasi iklim.

