EBUzz-IHSG ditutup melemah 62,18 poin atau -0,77% ke level 8.061,06 pada perdagangan terakhir September. Meski begitu, sepanjang bulan indeks masih mencatatkan performa impresif dengan kenaikan 4,20%, dan secara kuartalan Q3-2025 menorehkan lonjakan 16,87%. Pencapaian ini terjadi meskipun rupiah tertekan, melemah 1,29% sepanjang September dan terkoreksi 2,61% terhadap Dollar AS selama kuartal ketiga.
Memasuki kuartal IV-2025, Kiwoom Sekuritas dalam risetnya menyebut, prospek IHSG dinilai tetap positif, namun dengan volatilitas tinggi. Faktor domestik yang akan menjadi penentu antara lain pemangkasan BI-7DRR (terakhir 4,75% pada RDG 17 September), intervensi agresif BI di pasar valas dan SBN, stabilisasi Rupiah, rilis kinerja Q3 emiten, hingga potensi window dressing akhir tahun. Stimulus pemerintah juga diharapkan memberi tambahan dorongan. Dari eksternal, arah kebijakan The Fed, eskalasi tarif Trump dan tensi dagang, pergerakan dolar, serta dinamika harga komoditas global tetap menjadi variabel utama. KIWOOM RESEARCH mempertahankan target akhir tahun IHSG di kisaran 7.850–8.000 (konservatif-moderat).
Arus dana asing masih menjadi tekanan. Kemarin saja investor asing kembali mencatat net sell massive Rp1,25 triliun di pasar reguler, sehingga sepanjang bulan September outflow mencapai Rp9,45 triliun. Secara kuartalan, Q3 membukukan jual bersih Rp6,28 triliun. Walau demikian, peluang inflow selektif masih terbuka melalui katalis rebalancing MSCI (pengumuman 5 November, efektif 25 November), narasi positif dari harga komoditas, serta kredibilitas BI dalam menjaga stabilitas Rupiah dan pro-growth.
Trading Idea
AALI
Entry Buy : 7,925 – 8,175
Target Price : 8,500 – 8,800
Support : 7,775 – 7,925
Cut loss : 7,725
MYOR
Entry Buy : 1,970 – 2,030
Target Price : 2,110 – 2,180
Support : 1,935 – 1,970
Cut loss : 1,925
PGEO
Entry Buy : 1,355 – 1,395
Target Price : 1,450 – 1,500
Support : 1,330 – 1,355
Cut loss : 1,320
TINS
Entry Buy : 1,550 – 1,605
Target Price : 1,670 – 1,735
Support : 1,520 – 1,550
Cut loss : 1,510

