Perkuat Infrastruktur Digital & Kesehatan, IIF Salurkan Pembiayaan Rp601,4 M

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui penyaluran fasilitas pembiayaan strategis pada sektor infrastruktur digital dan layanan kesehatan.

Perkuat Infrastruktur Digital & Kesehatan, IIF Salurkan Pembiayaan Rp601,4 M
Jajaran Direksi IIF. Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui penyaluran fasilitas pembiayaan strategis pada sektor infrastruktur digital dan layanan kesehatan dengan total nilai mencapai Rp601,4 miliar.

Fasilitas pembiayaan tersebut disalurkan kepada dua entitas utama, yakni PT Digital Gayana Ekagrata (DGE) untuk mendanai pengembangan pusat data hyperscale, serta PT Medan Kardia Indonesia guna mendukung pembangunan rumah sakit spesialis Medan Heart Center di Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga : Perkuat Pendanaan, ARKO Raih Pinjaman Rp450 Miliar dari IIF

CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan bahwa dukungan IIF untuk pengembangan pusat data diharapkan dapat membantu memenuhi lonjakan kebutuhan nasional akan infrastruktur digital yang andal serta skalabel. Sementara itu, pembiayaan untuk Medan Heart Center ditujukan untuk memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kesehatan kardiovaskular berkualitas tinggi.

"Bagi IIF, sebuah inisiatif pembiayaan diukur tidak hanya dari penyelesaian proyek, tetapi juga dari nilai jangka panjang dan dampak positif yang dihadirkan bagi dunia usaha dan masyarakat," tegas Rizki dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10/2026). (27/10).

Rizki menambahkan, eksekusi kedua transaksi pembiayaan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan solusi keuangan yang disesuaikan (customized) dengan kebutuhan spesifik nasabah, sekaligus menciptakan dampak manfaat ekonomi dan sosial secara nyata.

"Melalui integrasi kapabilitas pembiayaan (financing) dan penasihat keuangan (advisory), IIF menegaskan akan terus memfasilitasi berbagai proyek infrastruktur strategis yang berpotensi memperkuat daya saing nasional, meningkatkan mutu layanan publik, serta memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia," tegasnya.

Pembiayaan Kesehatan dan Digital

Secara terperinci, pembiayaan kepada PT Digital Gayana Ekagrata merupakan bagian dari fasilitas pinjaman sindikasi senilai US$20juta atau setara dengan Rp358,3 miliar. Fasilitas pinjaman sindikasi ini dialokasikan untuk mendukung pengembangan Tahap 1 GAIA Campus pusat data hyperscale, yang terdiri dari fasilitas CGK1 dan CGK2 dengan total kapasitas gabungan mencapai 58,9 MW.

Proyek yang berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC), Bekasi, Jawa Barat ini dirancang untuk menyediakan infrastruktur digital kritis bagi penyimpanan, pengelolaan data, layanan berbasis teknologi, hingga keberlangsungan operasional bisnis secara menyeluruh. Ketersediaan infrastruktur pusat data ini diharapkan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi digital nasional serta mempercepat transformasi digital lintas industri.

Sementara itu, fasilitas pembiayaan untuk PT Medan Kardia Indonesia tercatat dialokasikan sebesar Rp243,11 miliar guna mendukung pengembangan dan operasional Medan Heart Center. Nantinya, Medan Heart Center dibangun sebagai Rumah Sakit Khusus Jantung Kelas B dengan kapasitas minimal 75 tempat tidur. Rumah sakit ini menempati lahan seluas kurang lebih 5.300 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai sekitar 8.000 meter persegi.

Baca Juga : Ini Alasan PEFINDO Sematkan Peringkat idA+ untuk Green Bond ARKO

Fasilitas ini akan dilengkapi dengan sarana medis komprehensif untuk mendukung layanan diagnostik, tindakan intervensi, serta perawatan kardiovaskular terpadu. Proyek ini diproyeksikan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan spesialis jantung dan pembuluh darah di wilayah Medan serta Sumatera Utara, sekaligus memangkas kebutuhan rujukan medis jarak jauh ke luar daerah.