Penuhi Target Free Float, YUPI Siapkan 4 Skema Strategis
Untuk meningkatkan porsi saham publik atau free float, YUPI bersama pemegang saham pengendali tengah mengevaluasi empat alternatif strategi.
EBuzz - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) memberikan penjelasan terkait rencana perseroan dalam upaya memenuhi ketentuan minimum jumlah saham beredar di publik atau free float.
Berdasarkan data kepemilikan saham per 31 Agustus 2026, porsi saham free float YUPI tercatat sebesar 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 25 Maret 2025.
Mengacu pada perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A, YUPI memperoleh masa transisi untuk meningkatkan porsi saham publik secara bertahap. Perseroan diwajibkan memenuhi free float minimal 12,5% pada 31 Maret 2027 dan paling sedikit 15% pada 31 Maret 2028.
Presiden Direktur YUPI, Yohanes Teja, menyebutkan masih terdapat sejumlah pertimbangan teknis dan komersial dalam menentukan mekanisme pemenuhan ketentuan tersebut.
“Kendala utama yang dihadapi saat ini bersifat teknis dan komersial, khususnya dalam menentukan mekanisme, waktu pelaksanaan, serta investor yang tepat,” ungkap Yohanes dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (18/9/2026).
4 Strategi Penuhi Free Float
Yohanes menambahkan, perseroan juga tengah mempertimbangkan kondisi pasar, tingkat valuasi saham, serta daya serap pasar. Pertimbangan tersebut dilakukan dengan memperhatikan adanya sejumlah perusahaan tercatat lain yang juga sedang melakukan pemenuhan ketentuan free float.
Untuk meningkatkan porsi saham publik, YUPI bersama pemegang saham pengendali tengah mengevaluasi empat alternatif strategi.
"Keempat opsi tersebut yakni divestasi sebagian saham milik pemegang saham pengendali, penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau private placement, rights issue, serta Program Kepemilikan Saham Karyawan atau Employee Stock Ownership Program (ESOP)," imbuhnya.
Meski demikian, Yohanes menegaskan bahwa, perseroan belum menetapkan skema yang akan digunakan untuk memenuhi ketentuan free float tersebut.
“Perseroan belum menetapkan skema spesifik yang akan diterapkan karena masih menunggu hasil evaluasi dan menyesuaikan dengan kondisi pasar saat pelaksanaan,” kata Yohanes menegaskan.
Dalam proses pemenuhan ketentuan tersebut, YUPI juga mengharapkan dukungan dari BEI, khususnya berupa pendampingan teknis, partisipasi dalam program perluasan basis investor, serta informasi mengenai perkembangan daya serap pasar secara berkala.
Baca Juga : YUPI Gelontorkan Dividen Interim Rp145,36 Miliar
Manajemen menyatakan langkah tersebut diharapkan dapat mendukung proses peningkatan porsi saham publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.