Pacu Ekspansi Tambang Emas Pani, EMAS Berikan Kredit Rp6,5 Triliun ke Anak Usaha

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) bersama dua anak usahanya, PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), menyiapkan fasilitas pinjaman berplafon hingga Rp6,5 triliun.

Pacu Ekspansi Tambang Emas Pani, EMAS Berikan Kredit Rp6,5 Triliun ke Anak Usaha
Tambang Emas Pani. Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) bersama dua anak usahanya, PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), menyiapkan fasilitas pinjaman berplafon hingga Rp6,5 triliun kepada PT Pani Industri Nusantara.

Pendanaan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan umum korporasi Pani Industri Nusantara, mencakup alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) serta belanja operasional (operational expenditure/opex) guna mendukung pengembangan operasional perseroan.

Direktur Utama EMAS, Boyke P. Abidin, merincikan bahwa EMAS akan menyediakan fasilitas pinjaman hingga Rp3,1 triliun, sementara GSM dan PETS masing-masing mengalokasikan pinjaman sebesar Rp1,7 triliun.

"Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga sebesar IndONIA ditambah margin 1,7 persen per tahun. Jangka waktu fasilitas berlaku hingga 31 Desember 2031 dan dapat diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang disepakati para pihak," ujar Boyke dalam keterbukaan informasi, Rabu (30/9/2026). (1/10).

Kinerja Keuangan EMAS

Abidin menambahkan, aksi korporasi ini dilakukan seiring lonjakan kinerja keuangan EMAS pada semester I-2026 yang ditopang oleh komersialisasi Tambang Emas Pani sejak awal tahun.

Manajemen EMAS mencatatkan pendapatan sebesar US$30,86 juta atau setara Rp540 miliar pada semester I-2026, melonjak 369 kali lipat dari posisi US$83.786 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kuartalan, pendapatan kuartal II-2026 tumbuh 11 kali lipat dibandingkan kuartal I-2026 yang sebesar US$2,6 juta.

Baca Juga : EMAS Pacu Produksi Tambang Emas Pani, Naik 758% di Q3

Dari sisi operasional, produksi emas EMAS pada kuartal II-2026 naik lebih dari 8 kali lipat secara kuartalan menjadi 15.594 ounce. Dengan pencapaian tersebut, total akumulasi produksi emas perseroan sepanjang semester I-2026 berhasil menembus 17.412 ounce.